Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Apel Siaga Pilkada Serentak 2024, Zainul Arifin: “Pengawasan yang Ketat dan Partisipasi Masyarakat Sangat Diperlukan”

42
×

Apel Siaga Pilkada Serentak 2024, Zainul Arifin: “Pengawasan yang Ketat dan Partisipasi Masyarakat Sangat Diperlukan”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Merangin, Kompas 1 net- Dalam rangka Pilkada serentak 2024, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Merangin mengelar apel siaga yang dilaksanakan dihalaman depan Kantor Bupati Kabupaten Merangin-Jambi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Bupati Merangin, jajaran Pemkab Merangin, Kepala OPD, Camat, lurah, kades,Komandan linmas dan lain sebagainya yang ikut serta terlibat.
Sabtu tanggal 16/11/2024.

Kegiatan apel siaga ini bertujuan untuk menegaskan kesiapan Bawaslu untuk mengawal semua tahapan pilkada, seperti pengawasan di semua tingkatan mulai dari TPS, Desa, Kelurahan, Kecamatan, dan Kabupaten, baik dimasa kampanye sekarang maupun saat pemungutan suara nanti pada tanggal 27 Nopember mendatang.

PJ Bupati Merangin Jangcik Mohza dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan oleh Bawaslu Merangin menunjukkan salah satu bukti keseriusan dalam menjaga integritas jalannya Pilkada dalam menjalankan tugas dengan baik agar Pilkada nanti dapat berlangsung dengan tertib, aman, damai, jujur dan adil.

Dikesempatan yang sama, Zainul Arifin selaku Camat Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin juga mengatakan bahwa pentingnya peran aktif dari seluruh elemen Masyarakat dalam mengawasi jalanya proses Pilkada, baik itu ditingkat Provinsi dan tingkat Kabupaten.

” Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Bawaslu Kabupaten Merangin dalam menggelar apel siaga ini, “pengawasan yang ketat dan partisipasi aktif dari Masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan proses pemilihan yang berlangsung dengan jujur, adil dan demokratis,” ucap Zainul.

Lebih lanjut, dengan semangat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya pengawasan yang ketat dari semua pihak yang ikut terlibat diharapkan proses pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur serta Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Merangin tahun 2024 berjalan dengan lancar, sukses, dan kondusif.

Pemilihan serentak tahun 2024 ini juga merupakan momentum yang sangat penting dalam memilih pemimpin Kabupaten Merangin, karena dalam tahapan Pilkada serentak pun sangatlah krusial. Oleh karena itu, Zainul Arifin menghimbau kepada seluruh Masyarakat Merangin agar sama-sama untuk ikut serta mengawasi jalanya Pilkada supaya tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

” Saya sangat berharap kepada seluruh Warga Masyarakat Merangin agar ikut serta melakukan pengawasan Pilkada ini karena, “Dengan pengawasan yang ketat dari Masyarakat, kita bisa meminimalisir terjadinya kecurangan dan menegakkan asas luber jurdil,” pinta Zainul.

Ditambahnya lagi, “Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas sebelum,dalam pelaksanaan dan sesudah Pilkada berlangsung, “Saya yakin dengan sinergi yang baik, kita bisa ciptakan proses pelaksanaan Pilkada yang aman, damai, dan tertib,” tandas Zainul.

Penulis. Tores**


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.