Mandalika, Kompas 1 net – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara angkatan 2025, M. Febriansyah, sukses meraih Silver Medal pada ajang Mandalika Essay Competition 8 (MEC 8) tingkat nasional yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 16–18 Mei 2026.
Ajang yang diselenggarakan oleh Nusantara Muda bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mataram tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan ide, gagasan, dan solusi terhadap berbagai persoalan nasional melalui karya ilmiah.
Dalam kompetisi tersebut, M. Febriansyah yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir mengangkat esai bertajuk “Paradoks Sawit Riau: Kaya Produksi, Miskin Distribusi Manfaat dan Urgensi Skema Retensi 30% Laba Bersih.”
Melalui esainya, ia membahas kondisi Provinsi Riau sebagai salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia yang dinilai belum sepenuhnya merasakan distribusi manfaat secara merata. Menurutnya, tingginya produksi sawit belum berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat di daerah penghasil.
Dalam gagasannya, Febriansyah menawarkan konsep retensi 30 persen laba bersih perusahaan sawit sebagai langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah, rehabilitasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat lokal dan petani sawit.
Ia menjelaskan bahwa ide tersebut lahir dari keresahan terhadap realitas yang sering ditemui di daerah penghasil sawit.
“Saya melihat daerah penghasil sawit memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi nasional, tetapi manfaat yang diterima masyarakat daerah masih belum maksimal. Dari situ muncul pemikiran bahwa harus ada kebijakan yang lebih berpihak pada pembangunan daerah penghasil,” ujarnya.
Tidak hanya menjadi pengalaman kompetisi, keikutsertaannya dalam MEC 8 juga menjadi pengalaman berharga dalam memperluas wawasan dan relasi akademik. Selama kegiatan berlangsung, para finalis mengikuti rangkaian presentasi, diskusi ilmiah, hingga sesi pertukaran gagasan bersama mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Febriansyah, atmosfer kompetisi di tingkat nasional memberikan banyak pelajaran baru, terutama dalam melatih keberanian menyampaikan ide di depan publik dan mempertahankan argumentasi secara akademik.
“Pengalaman di lomba ini memberikan banyak pelajaran bagi saya. Tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga bagaimana kita belajar menyampaikan gagasan dengan baik dan membuka wawasan dari ide-ide mahasiswa lain dari berbagai daerah,” tambahnya.
Keberhasilan meraih Silver Medal tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus membawa nama baik UIN Suska Riau dan Kabupaten Indragiri Hilir di tingkat nasional. Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berani membawa gagasan terbaik hingga ke tingkat nasional.
Melalui prestasi tersebut, M. Febriansyah juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ide dan pemikiran yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam isu pembangunan daerah dan keadilan distribusi manfaat sumber daya alam.
Editor. : Redaksi













