Example floating
Example floating
Banner Infozone
Berita

Ruko Diduga Ilegal di Bangau Sakti Terus Berdiri, Pejabat Pekanbaru Cuma Bisa Diam, Hukum Seolah Lumpuh!

136
×

Ruko Diduga Ilegal di Bangau Sakti Terus Berdiri, Pejabat Pekanbaru Cuma Bisa Diam, Hukum Seolah Lumpuh!

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, Kompas 1 net – Sudah lebih dari dua minggu sejak isu pelanggaran Garis Sempadan Bangunan (GSB) di Jalan Bangau Sakti, Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru mencuat ke publik. Namun hingga Rabu, 15 Oktober 2025, bangunan ruko yang diduga tak memiliki PBG dan menyalahi aturan tata ruang itu tetap berdiri kokoh.

Sementara itu, tiga instansi yang seharusnya menegakkan aturan — Satpol PP, DPMPTSP, dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru — justru terkesan memilih diam dan saling lempar tanggung jawab.

Pada Selasa, 30 September 2025, Kepala DPMPTSP Mahyudin hanya menjawab singkat:
“Kami pelajari lebih lanjut dan koordinasi dengan instansi terkait.”

Kepala Satpol PP Yuliarso juga tak kalah datarnya:
“Akan kami teruskan kepada OPD terkait.”

Sementara Plt. Kepala Dinas PUPR, Edward Riansyah, SE., MM, tidak memberikan respon sama sekali hingga berita ini diturunkan.

Ironisnya, pembangunan di lokasi tetap berlanjut, tanpa tanda-tanda adanya penertiban. Komisi I DPRD Kota Pekanbaru yang seharusnya menjadi mitra pengawas pun tidak menunjukkan aksi nyata.

Masyarakat menilai diamnya instansi terkait sebagai bentuk pembiaran terstruktur. Mereka mendesak Wali Kota Pekanbaru segera mengevaluasi pejabat-pejabat yang gagal bertindak, sebelum kepercayaan publik terhadap penegakan hukum benar-benar runtuh.

“Kalau pelanggaran terang-terangan saja dibiarkan, untuk apa ada Perda dan pengawasan? Jangan sampai Pekanbaru dikenal sebagai kota yang lemah menegakkan aturan,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.(Tim)

Example 120x600
Berita

Rokan Hulu Luhak Kepenuhan Rohul bergejolak pakar lingkungan Dr Elviriadi segera temui Bupati Anton SF Haryanto aksi ratusan massa pemilik lahan segera bergulir Kepenuhan Timur Kabupaten Rokan Hulu masyarakat lahannya terkurung aktivitas PT AMR hilang kesabaran riak muncul buah bibir warung kopi pasar pusat keramaian kali ini tak ada kata mundur apapun terjadi pemilik lahan siap ucap Abdul Gani Sabtu 3/10/26 pakar lingkungan baru pulang Kementerian Kehutanan angkat bicara hampir final di Kemenhut tinggal koordinasi Bupati Gubernur alumni UKM Malaysia akademisi ahli pengadilan minta masyarakat solid dibantu Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan AMPLK Lembaga Kerapatan Adat LKA Luhak Kepenuhan putus pungkas peneliti gambut ikhlas gundul pacul demi hutan Berkey unggahan Riau Tivi keluhan warga anak kemanakan Luhak Kepenuhan Kecamatan Kepenuhan tolak pengajuan pelepasan kawasan hutan PT AMR kehadiran timbulkan perpecahan anak nelayan Alfa Syaputra konflik rusaknya ekosistem alam sungai Bilah Bilah penghasil ikan terbesar pendangkalan penghasilan menurun.`