Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Bupati Rohil Kembali Lantik Puluhan Pejabat Eselon ll Hingga Camat dan Lurah

29
×

Bupati Rohil Kembali Lantik Puluhan Pejabat Eselon ll Hingga Camat dan Lurah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil | Kompas 1 Net- Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong kembali melantik puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas serta jabatan kepala Puskesmas di lingkungan pemerintah Kabupaten Rohil, Jumat (11/2/2022) malam.

Pelantikan yang dipusatkan di Gedung Misran Rais tersebut juga dihadiri Wabul Rohil H Sulaiman, Ketua PKK Sanimar Afrizal, para Asisten, Kepala OPD dan unsur lainnya.

Bupati Rohil dalam sambutannya mengatakan, pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari beberapa eselon ll, Camat, Kepala Puskesmas, Lurah dan para Kepala seksi serta kepala Bagian.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, semoga dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jalankan jabatan yang diberikan sesuai amanah,” kata Bupati.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik terutama camat dan lurah serta kepala Puskesmas lanjutnya, memiliki tugas yang sangat berat berkaitan dengan penanganan covid 19 serta pelaksanaan vaksinasi.

“Ini merupakan tugas berat bagi kita semua soal penanganan covid dan vaksinasi, kita diberikan waktu 4 hari untuk mencapai terget vaksin ke dua. kami mau kita semua bekerja baik siang maupun malam,” sebutnya.

Apalagi kata Bupati, Rohil sudah menjadi catatan dikarenakan terendah dalam capaian vaksinasi tahap kedua dari semua Kabupaten/kota se Provinsi Riau.

“Sehingga ini harus kita kejar, dengan pelantikan ini kita minta semua bekerja dan saling bahu membahu, kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan bapak ibu semua,” pesannya.

Bupati menekankan kepada para kepala Puskesmas agar dapat menyiapkan tenaga medis yang dapat bekerja dari siang hingga malam untuk melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak agar pejabat yang telah dilantik bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Dari Ombusdman RI kita mendapatkan penghargaan pelayanan terbaik nomor 3 se Indonesia, pelayan kita baik dinas kependudukan dan pencatatan sipil, RSUD, Puskesmas maupun dinas perizinan serta lainnya telah mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan ini harus terus kita tingkatkan, ” paparnya.

Pemerintah daerah tambahnya, berkomitmen untuk mensejahterakan seluruh masyarakat Kabupaten Rohil dengan berbagai program yang dijalankan. Salah satunya, bantuan langsung tunai (BLT) yang akan segera di saluran kepada masyarakat.

“Bantuan langsung tunai ini merupakan program kami. Sehingga, kami minta para datuk penghulu, lurah serta camat segera selesaikan pendataan masyarakat. Sampaikan syarat-syarat yang bisa menerima dan yang tidak bisa menerima BLT agar tidak terjadi konflik di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

 

Harmi Kiri


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.