Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Bupati Rohil Buka Raker Cabang ll dan Seminar Ilmiah Kesehatan Bersempena HUT IBI ke-72

61
×

Bupati Rohil Buka Raker Cabang ll dan Seminar Ilmiah Kesehatan Bersempena HUT IBI ke-72

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil, Kompas 1 Net– Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong SIP, M.Si didampingi ketua PKK Sanimar Afrizal secara langsung membuka Rapat Kerja (Raker) Cabang ll dan Seminar Ilmiah Kesehatan tahun 2023 bersempena HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-72, Senin (31/7/2023).

Raker dan seminar yang mengusung tema “Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti” tersebut dipusatkan di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi.

Acara tampak dihadiri Sekda Rohil H Fauzi Efrizal, Dirut RSUD RM Pratomo Bagansiapiapi dr Tri Buana Tungga Dewi , Ketua Persit KCK Cab LXXVI Kodim p321 Rohil Ny. dr. Mery Nugraha Yudha Prawiranegara, para Kepala OPD, Camat Bangko Aspri Mulya S.STP, Ketua IBI Riau, dan berbagai unsur lainnya.

Bupati Rohil dalam sambutannya mengucapkan selamat HUT IBI ke-72 dan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Raker Cabang serta seminar Ilmiah kesehatan.

Bidan kata Bupati, adalah garda terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan, terutama kepada ibu dan anak. Untuk itu Pemerintah telah menempatkan ,bidan sampai ke pelosok desa, agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat luas.

“Para bidan juga diharapkan mempunyai pengetahuan yang luas, agar dapat memberikan pelayanan yang optimal. Kami, atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengapresiasi diadakannya seminar Ilmiah kesehatan yang dilaksanakan hari ini,” katanya.

Bupati berharap, melalu Rapat Kerja Cabang dan seminar ini, Bidan-bidan dapat lebih kompeten dan profesional dalam melaksanakan pelayanan kebidanan.

Dalam era transformasi kesehatan yang terus berkembang lanjut Bupati, tantangan yang dihadapi oleh bidan semakin kompleks namun kami percaya bahwa dengan semangat yang kuat, kompetensi yang tinggi serta berlandaskan pada bukti dan pengetahuan yang akurat kita mampu menghadapinya dengan baik.

“Langkah-langkah menuju transformasi kesehatan yang berkesinambungan tidak dapat dilakukan secara terpisah, dibutuhkan kerjasama yang erat antara pemerintah, Ikatan Bidan Indonesia, tenaga kesehatan dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan kualitas kebidanan,” terangnya.

Pemerintah daerah tambah Bupati, juga senantiasa berupaya memberikan perhatian terhadap seluruh tenaga kesehatan termasuk para bidan dengan mengajukan formasi P3K bidang kesehatan

Apalagi kata Bupati, dari laporan ketua IBI Rohil ada sebanyak 1.400 bidan yang tersebar di seluruh Kecamatan hingga pelosok. Dari ribuan bidan itu sebut Bupati, kebanyakan masih bekerja sebagai tenaga sukarela baik di rumah sakit swasta, puskesmas maupun lainnya.

“Kami ingin selama kepemimpinan kami semua tenaga kesehatan termasuk bidan memiliki gaji yang memadai dan berharap seluruh tenaga kesehatan nantinya bisa lulus seleksi P3K yang akan di buka,” paparnya.

Pemerintah daerah tambah nya lagi, akan senantiasa bekerjasama dengan IBI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga pelosok desa.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.