Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Di Bulan yang Penuh Berkah, Bupati Bersama Kapolres Pelalawan Safari Ramadhan di Desa Bukit Gajah

27
×

Di Bulan yang Penuh Berkah, Bupati Bersama Kapolres Pelalawan Safari Ramadhan di Desa Bukit Gajah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Di Bulan yang Penuh Berkah, Bupati Bersama Kapolres Pelalawan Safari Ramadhan di Desa Bukit Gajah

Pelalawan – Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Bupati H Zukri berbuka Puasa bersama dengan masyarakat Ukui di Masjid Al- Ikhlas, Desa Bukit Gajah, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Senin (27/3/2023).

Dalam acara itu, Bupati H Zukri bersama istri menyerahkan secara simbolis santunan dan bantuan kepada masyarakat berupa santunan untuk anak yatim, konsumtif bulanan, bantuan bilal Masjid atau mushola, bantuan peningkatan kualitas rumah dan penyerahan Jam digital untuk Masjid.

Selain Bupati, hadir Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto. Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkupan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Bupati Pelalawan H Zukri dalam Safari Ramadhan 1444 H mengaku bangga dan bahagia bisa hadir bersama masyarakat Desa Bukit Gajah, Kecamatan Ukui ini.

Dimana momentum bulan suci Ramadhan 1444 H yang istimewa ini memiliki nilai-nilai keutamaan dan memberi peluang dan kesempatan berharga bagi kita khususnya umat Islam, untuk meningkatkan keimanan, menumbuhkan kejujuran, keikhlasan dan kepedulian sosial.

“Di bulan Ramadhan yang penuh berkah dengan kasih sayang ini kita juga diajak untuk peduli terhadap kondisi yang ada di sekitar kita, cinta dan kasih antar sesama umat islam serta cinta dan kasih dengan sesama warga masyarakat, sebangsa dan se-tanah air. Inilah sesungguhnya pesan yang harus kita maknai di bulan ramadhan ini,” ucap Bupati Pelalawan.

Lanjut mantan wakil Ketua DPRD Provinsi Riau ini, juga mengajak untuk mengisi Ramadhan ini dengan amalan-amalan, sebagai wujud kepatuhan kepada Allah SWT serta senantiasa berlomba-lomba melakukan amal kebaikan, dengan penuh ketaatan, mengendalikan diri dari segala nafsu,kepedulian sosial dan berempati merasakan penderitaan serta mengulurkan tangan untuk membantu sesama.

“Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menguatkan komitmen dan kebersamaan diantara kita, bahwa Pelalawan adalah milik, kebanggaan, dan tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, mari terus tingkatkan semangat dan pengabdian kita, memberikan segenap kemampuan yang kita miliki sesuai dengan peran dan tanggung jawab kita masing-masing,” ujarnya.

Ditambahkan Ketua NU Pelalawan, Insya Allah, Tuhan yang Maha Kuasa akan memberikan jalan yang mulia bagi kita untuk mewujudkan “Pelalawan yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan”.

“Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga apa yang kita lakukan hari ini, dapat memperbaharui semangat dan kecintaan kita kepada Allah SWT, ” tutupnya mengakhiri sambutanna.*

 

 

Tag : Pelalawanpos.


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.