Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Wujudkan Visi Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera, Kasmarni Terus Lakukan Berbagai Innovasi

17
×

Wujudkan Visi Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera, Kasmarni Terus Lakukan Berbagai Innovasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BENGKALIS | Kompas 1 Net–Berbagai Inovasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan Visi Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera. Salah satunya bahagiakan masyarakat melalui Layanan Dukcapil.

Bupati Bengkalis, Kasmarni sejak awal menjabat tahun 2021 yang lalu melalui Program Unggulan Pemkab Bengkalis diharapkan tidak ada lagi penduduk Kabupaten Bengkalis yang tidak memiliki dokumen kependudukan seperti KTP-el dan Akta Kelahiran khususnya bagi anak usia 0-18 tahun.

Kepala Disdukcapil Ismail mengatakan dimanapun penduduk itu bertempat tinggal, di pedesaan maupun diperkotaan jika tak mampu mengakses tempat pelayanan reguler yang disediakan mulai dari Dinas Dukcapil,

“Kemudian UPT pada setiap Kecamatan serta Desa/Kelurahan, maka Pemkab Bengkalis melalui petugas Dinas Dukcapil yang akan mendatangi penduduk tersebut ke tempat tinggalnya,” ujar Ismail.

Ismail menjelaskan pada tahun 2022 ini, Disdukcapil mengimplementasikannya dengan Program Layanan Dukcapil ke Sekolah yakni Dukcapil Go to School.

“Adapun sasaran utama layanan untuk peningkatan cakupan akta kelahiran dan KIA pada jenjang pendidikan PAUD sampai ke tingkat SLTP, dan untuk tingkat SLTA sekaligus untuk pelayanan KTP-el,” tutur Ismail.

Masih kata Ismail, kegiatan Dukcapil Go To School mulai dilaksanakan secara massif. Diantaranya seperti UPT Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan Bathin Solapan.

“Hal ini diungkapkan Yosdel Ka UPT Dukcapil Kec. Bathin Solapan bahwa Program Dukcapil Go To School yang saat ini sedang dilaksanakannya meliputi layanan Kartu Identitas Anak dan Akta Kelahiran, dan pelaksanaan penerbitannya dilakukan langsung di sekolah tersebut,” ujarnya Ismail.

Papar Ismail, Program ini telah dimulai pada tanggal 18 Januari 2022, untuk saat ini, sekolah yang dikunjungi masih tingkat Sekolah Dasar, yang berdasarkan data dari Korwil Pendidikan Kec. Mandau dan Kec. Bathin Solapan terdiri dari 44 SD dan 11 SLTP, dan dari jumlah itu 6 sekolah tingkat SD telah selesai pelaksanaannya.

Penulis ptrd


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.