Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Wabup Rohil Hadiri Halal BI Halal DPD PKS Rokan Hilir

55
×

Wabup Rohil Hadiri Halal BI Halal DPD PKS Rokan Hilir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bagansiapiapi, Kompas 1 Net– Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Sulaiman,SS,MH menghadiri Halal BI Halal dan Pembekalan Caleg Kabupaten dan Provinsi Dewan Pimpinan Daerah (DPRD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rokan Hilir, Minggu (30/4/2023) di Armaroza Bagansiapiapi.

Halal BI halal dengan tema menguatkan solidaritas dalam menyongsong kemenangan 2024 di hadiri Drs H Chairul Anwar, Apt, ketua bidang DPW Sumbagut, ketua DPD Rohil Edison Sag MH, DPRD Rohil dapil 1 Hermawan serta segenap pengurus PKS Rohil.

Di momen hari raya di bulan Syawal ini Wakil bupati Rokan hilir H Sulaiman menyampaikan ucapan minal Aidin Wal Faizin mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh petinggi dan pengurus DPD PKS Rohil.

Menurut Wabup, Selama 24 bulan menjabat sebagai wakil Bupati tentunya sangat berterimakasih kepada partai PKS, selain kepada anggota di DPRD sendiri, pemerintah daerah banyak mendapatkan arahan dan masukan untuk membantu pemerintah daerah dalam pembangunan Rohil kedepannya.

Kegiatan ini untuk menguatkan tali silaturahmi kami sebagai pemerintah pembina partai politik menurut Wabup tentunya berharap adanya keterikatan dan dukungan dari partai PKS.

” Sekali lagi saya ucapakan terima kasih dan bangga terhadap partai PKS yang telah mengundang untuk mendukung pemerintah Rokan hilir pembangunan kedepannya,” ucapnya.

Wabup juga berharap caleg kedepannya baik di daerah provinsi maupun dipusat untuk tetap semangat dan terus berupaya mewujudkan target dengan 9 kusi.

Sementara itu ketua DPD PKS Rohil Edison jamil mengatakan untuk menyongsong pemilu tahun 2024 kami mengumpul kan para Caleg untuk menyamakan persepsi, agar dalam pemenangan nanti dapat menyampaikan target yang telah di tentukan.

“Berdasarkan amanah dari hasil rakerda dengan target DPRD Sebanyak 9 kursi, 1 di provinsi dan 3 kursi di pusat,” Katanya.

Untuk itu langkah yang kami lakukan, lanjut edison seluruh pengurus tingkat kabupaten, kecamatan hingga ke rantingnya untuk melangkah dan semangat bersama sama sehingga target yang di tetapkan bisa tercapai. (Rilis)


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.