Example floating
Example floating
Presiden RI

Tidak Ada Toleransi, Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Pelaku Karhutla

81
×

Tidak Ada Toleransi, Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Pelaku Karhutla

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Kompas 1 net- Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas secara hybrid terkait penanganan sejumlah bencana di Tanah Air dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 16 September 2026 20:55 WIB.

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penindakan tegas terhadap korporasi yang terbukti bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tidak hanya pencabutan izin, Kepala Negara meminta agar unsur pidana tetap diselidiki terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Instruksi tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin rapat terbatas secara hybrid terkait penanganan sejumlah bencana di Tanah Air dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 16 September 2026. Presiden menyoroti laporan Kapolri mengenai kebakaran yang disengaja dan dugaan keterlibatan puluhan korporasi.

“Jadi semua tadi yang dinilai oleh Kapolri, diverifikasi yang melanggar, kita akan bertindak dengan keras. Apalagi yang sudah diberi sanksi tahun-tahun yang dulu, kalau sekarang masih dia melanggar, berarti tidak ada jalan lain, kita harus cabut semua izin-izinnya,” tegas Presiden.

Menurut Presiden Prabowo, pencabutan izin harus segera dilakukan apabila berdasarkan hasil verifikasi pihak terkait terbukti bertanggung jawab. Kepala Negara menegaskan tidak boleh lagi ada toleransi terhadap pelanggaran yang telah terbukti.

“Dan akan kita lakukan dalam waktu dekat, saya minta tidak usah lagi ada macam-macam kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab, kita harus cabut semua izinnya. Dan bila perlu setelah dicabut, tetap kita selidiki unsur pidananya. Tidak ada ampun mulai sekarang,” lanjutnya.

Presiden Prabowo juga memberikan instruksi khusus kepada Kapolri untuk mengerahkan seluruh jajaran dalam mendalami dugaan pelanggaran. Penyelidikan secara menyeluruh diperlukan untuk memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran mendapatkan tindakan sesuai pelanggarannya.

“Kapolri saya minta all out. Saya minta kerahkan instansi yang di bawah kalian. Selidiki sedalam-dalamnya dan kita tindak. Kita tidak bisa lagi toleransi soal ini,” ujar Presiden.

Di samping langkah penegakan hukum, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah mempertahankan stamina dalam penanganan karhutla. Berdasarkan laporan yang diterima Kepala Negara, kondisi dalam satu setengah bulan ke depan masih cukup rawan sehingga pemerintah harus tetap meningkatkan kesiapsiagaan.

“Kita harus punya stamina, ketahanan, tadi sudah dilaporkan satu setengah bulan ke depan masih cukup rawan, tapi kita sekarang akan mencari langkah-langkah solusi menyeluruh,” ujar Presiden.

Kepala Negara menekankan bahwa penanganan karhutla saat ini harus menjadi pelajaran untuk membangun sistem mitigasi yang lebih kuat. Persiapan yang lebih masif diperlukan agar pencegahan dan penanganan karhutla pada masa mendatang berlangsung semakin cepat, terpadu, dan efektif.

“Dan ini juga mengingatkan kita bahwa persiapan kita harus lebih masif, dan penanganan-penanganan yang akan datang saya yakin akan lebih baik dari pengalaman kita sekarang. Saya tekankan bahwa masalah kebakaran hutan ini harus kita benar-benar kendalikan,” tegas Presiden.

Example 120x600
Presiden RI

Halmahera Tengah Presiden Prabowo Subianto resmi memulai komersialisasi groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel total keseluruhan nilai investasi USD10,2 miliar sekitar Rp180 triliun serta lepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park IWIP Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara Kamis 8 Oktober 2026 BPMI Setpres Muchlis Jr tiba IWIP Prabowo tinjau fasilitas industri dilalui perjalanan menuju lokasi acara industri bahan baku baterai precursor pengolahan nikel fasilitas industri aluminium sebelum lokasi utama acara kunjungi Wisma Tsingshan lihat stan sajikan informasi kawasan IWIP penjelasan capaian perkembangan kawasan industri perjalanan pembangunan ekosistem industri investasi telah tengah dikembangkan laporan Menteri Investasi Hilirisasi CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani rangkaian proyek diluncurkan mencakup sejumlah industri telah memasuki tahap komersialisasi maupun proyek baru segera dibangun bergerak material baterai berbasis nikel proyeksi baterai aluminium elektrolit alat berat berbasis listrik sudah selesai akan digerakkan groundbreaking material baterai berbasis nikel juga separator baterai EV pertama elektronik baterai EV aluminium elektronik ada dua alat berat berbasis listrik dibangun truk pertambangan industri photovoltaic glass solar energy industry sambutan Presiden Prabowo jelaskan proyek hilirisasi terdiri empat proyek industri telah memasuki tahap komersialisasi tujuh proyek industri baru mulai dibangun keseluruhan proyek bagian pengembangan ekosistem hilirisasi kawasan IWIP diarahkan tingkatkan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi terdiri komersialisasi 4 proyek industri dimulai pembangunan 7 proyek industri baru kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park ucap Presiden Prabowo tegaskan pengembangan industri hilirisasi bagian upaya pemerintah kelola kekayaan alam Indonesia optimal sumber daya alam dimiliki Indonesia harus olah kembangkan dalam negeri agar beri nilai tambah lebih besar kesejahteraan kemakmuran rakyat kita sadari Tuhan Yang Maha Kuasa telah beri kita anugerah kekayaan alam sangat bernilai sangat besar tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola baik sehingga dapat beri manfaat kesejahteraan kemakmuran rakyat bangsa tutur Kepala Negara hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Menko PMK Sugiono Menko Hilirisasi Transisi Energi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Investasi Hilirisasi CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menteri PKP Maruarar Sirait Mensesneg Prasetyo Hadi Seskab Teddy Indra Wijaya Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Chairman Tsingshan Industry Xiang Guang Da BPMI Setpres.`