Example floating
Example floating
Olah raga

Pengurus IPSI Inhu Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, 15 Ribu Atlet Silat Terdata

49
×

Pengurus IPSI Inhu Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, 15 Ribu Atlet Silat Terdata

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INHU, Kompas 1 net – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sunaryo Ningrat, secara resmi mengibarkan Bendera Pataka IPSI usai diserahkan oleh Sekretaris IPSI Provinsi Riau, Roni Samudra, dalam pelantikan Pengurus IPSI Kabupaten Inhu periode 2025–2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Bupati Inhu, Sabtu (27/12/2025).

Ketua IPSI Kabupaten Inhu Sunaryo Ningrat selain dibantu wakil ketua dan biro biro, terlihat jabatan strategis sekretaris IPSI Inhu diisi Rudi Kurniawan Nasution dan Bendahara Sujarwa. Sebagai mana diketahui IPSI Inhu menaungi sedikitnya 15 ribu atlet pencak silat yang tersebar di 10 perguruan silat, yakni Walet Puti (WP), Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT), Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia–Kera Sakti (IKSPI-Kera Sakti), PERSINAS ASAD, PPS Satria Muda Indonesia (PPS-SMI), Tapak Suci, Pagar Nusa, Merpati Putih, Cempaka Putih, serta Bunga Suci.

Example 300x600

Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos MSi yang berhalangan hadir diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Inhu Ahmad Syukur, S.Sos MSi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua IPSI Inhu beserta seluruh pengurus yang baru dilantik.

Ahmad Syukur menegaskan, bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, melainkan warisan budaya bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur seperti disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan pembentukan karakter generasi muda.

“Pesan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Inhu yang berhalangan hadir, Pemerintah Kabupaten Inhu berharap kepengurusan IPSI yang baru mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, KONI, perguruan silat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pembinaan atlet secara berjenjang, terencana, dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Syukur.

Syukur juga menekankan bahwa prestasi atlet harus dibangun dari bawah melalui pembinaan yang serius dan konsisten. Sebagai contoh, Ahmad Syukur menyebut atlet asal Inhu Puja Lestari yang sukses mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas SEA Games 2025 di Thailand.

“Puja Lestari mendapatkan pembinaan sejak Bupati Inhu Ade Agus Hartanto masih menjabat sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Riau,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Ahmad Syukur menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Inhu telah memfasilitasi sekretariat IPSI Kabupaten Inhu di Gedung Olahraga Sultan Mahmud Syah.
“Silakan pengurus IPSI Inhu berkantor di gedung tersebut untuk menjalankan roda organisasi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris IPSI Provinsi Riau Roni Samudra sebelum menyerahkan Bendera Pataka IPSI menegaskan bahwa IPSI memiliki tanggung jawab strategis, tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjaga persatuan antarperguruan, melestarikan budaya bangsa, serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia.

“Saya berharap pengurus IPSI Inhu yang baru segera menyusun program kerja yang terarah, berjenjang, dan berkelanjutan, dengan mengutamakan pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penataan organisasi yang solid,” ujarnya.

Ketua IPSI Inhu Sunaryo Ningrat, usai mengibarkan Pataka IPSI, menegaskan komitmen seluruh pendekar dari berbagai perguruan untuk mengedepankan etika dalam menjalankan organisasi pencak silat di Indragiri Hulu.

Ketum Rio panggilan akrabnya juga mengumumkan bahwa pada Januari 2026 mendatang, IPSI Inhu akan menggelar event pencak silat tingkat SD, SMP, dan SMA sebagai bagian dari pendataan sekaligus penjaringan atlet-atlet potensial.

“IPSI Inhu mencatat sekitar 15 ribu atlet dari 10 perguruan. Ini merupakan potensi besar yang harus dibina secara terarah, berjenjang, dan berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang mengharumkan nama daerah,” kata Bang Ketum Rio.

Sunaryo Ningrat menegaskan bahwa IPSI Kabupaten Inhu merupakan rumah besar seluruh perguruan silat, sehingga perbedaan aliran harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Etika, adab, persaudaraan, dan saling menghormati akan menjadi landasan utama dalam setiap langkah dan kebijakan IPSI Inhu ke depan,” tegasnya.

Ketum Rio berharap dukungan dari seluruh perguruan, pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta masyarakat agar program pembinaan dan event pencak silat di Inhu berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi kemajuan olahraga pencak silat.

Pelantikan pengurus IPSI Inhu periode 2025–2029 turut dihadiri antara lain Anggota DPRD Inhu Raja Irwan Toni, Ketua Harian LAMR Inhu Datuk Seri Ali Fahmi Azis, Kapolsek Rengat Barat Kompol Amri Adi, Sekretaris KONI Inhu Sutikno, Ketua PKDP Inhu Yumasril Awang, Panglima Tameng Adat Inhu Novri Arizandi Zakaria, serta perwakilan dari 10 perguruan pencak silat se-Kabupaten Indragiri Hulu.

Jaya: Kompas1net Inhu, Melaporkan

Example 300250
Example 120x600