Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Pemerintah Kecamatan Bandar Petalangan Gelar Acara Serah Terima Jabatan Camat, Sekcam Dan Lurah

27
×

Pemerintah Kecamatan Bandar Petalangan Gelar Acara Serah Terima Jabatan Camat, Sekcam Dan Lurah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Petalangan | Kompas 1 Net- Bertempat di Gedung Serbaguna Penghulu Mudo Muhammad Syafei Pemerintah Kecamatan Bandar Petalangan Gelar Acara Serah Terima Jabatan Camat, Sekcam Dan Lurah, pada Jum’at (18/2/2022).

Serah terima jabatan ini dari camat Bandar Petalangan yang lama Mukhtarius,M.Pd kepada camat baru Syamsi,SH, sekcam yang lama Sabaruddin,M.Pd kepada sekcam yang baru Herdawati,SE M.Si dan dari Lurah Rawang Empat yang lama kepada Lurah yang baru Joko Priyono,S.Sos.

Hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Pelalawan Nazaruddin SH, camat Bandar Petalangan yang baru Syamsi,SH, sekcam yang baru Herdawati,SE.M.Si, Lurah Rawang Empat yang baru Joko Priyono,S.Sos, camat yang lama Mukhtarius,M.Pd, sekcam lama Sabaruddin,M.Pd, lurah Rawang Empat yang lama Ramli,M.Pd, Kapolsek Bunut AKP Rokhani, Danramil diwakili oleh Babinsa Dodi Syafrizal Aritonang, kepala desa ,tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan se- Kecamatan Bandar Petalangan.

Dalam kata sambutan camat lama Mukhtarius,M.Pd menyampaikan “Saya atas nama pribadi dan keluarga lebih kurang dua tahun satu bulan menjabat sebagai camat Bandar Petalangan saya mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang telah memberikan semangat, motivasi dan dorongan selama ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu kepala desa yang telah bekerja sama dengan baik dan sub komponen kecamatan kapus, Kapolsek dan Danramil”.

Kepada kita semua mungkin selama ini kepemimpinan saya ada salah cakap salah dalam perbuatan dan tingkah laku yang kurang berkenan kepada Allah saya minta ampun dan kepada manusia saya minta maaf.

Saya juga berpesan kepada camat dan sekcam yang baru agar dapat melanjutkan estapet pemerintahan kearah yang lebih maju yaitu dengan inovasi baru yang sifatnya membangun dan untuk semua desa yang ada di kecamatan Bandar Petalangan ini sudah masuk kategori desa mandiri dan ini perlu dipertahankan, akhir Mukhtarius.

Selanjutnya camat Bandar Petalangan yang baru Syamsi,SH dalam kata sambutannya juga menyampaikan,” saya mengucapkan terima kasih kepada camat Bandar Petalangan yang lama telah menyampaikan prestasi- prestasi yang telah dicapai selama ini, oleh karena itu apa- apa yang baik yang telah dicapai perlu kita pertahankan”. Ucapnya.

“Pada tanggal 14 Februari beberapa hari yang lalu saya diamanahkan menjadi pelayan dikecamatan Bandar Petalangan ini dan kami berharap kepada kita semua agar dapat seiya sekata karena Seiya sekata dalam memajukan kecamatan Bandar Petalangan ini sangat diperlukan”. Sambung Syamsi.

Ia juga menyampaikan kita tidak perlu berbicara tentang pribadi, kelompok, maupun golongan akan tetapi yang perlu kita fikirkan adalah paradikma kedepannya yaitu pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan itu pada prinsipnya ada dua yaitu pola fikir pelayanan terhadap masyarakat berupa kesehatan, informasi dan Pelayanan fikir berupa inovasi dan terobosan baru. Oleh karena itu saya diharapkan kepada kita semua pihak agar dapat untuk bekerja sama.

Saya juga menyampaikan kepada kita semua sesuai dengan arahan bupati Pelalawan H.Zukri hendaknya jangan sampai ada masyarakat miskin yang susah berobat dan kalau ada masyarakat kita yang miskin yang memerlukan pengobatan agar dapat ndilaporkan secepatnya. Akhir Syamsi.

Dipenghujung acara dilanjutkan dengan penandatangan serah terima jabatan dari camat Bandar Petalangan yang lama kepada camat Bandar Petalangan yang baru yaitu dari Mukhtarius,M.Pd kepada Syamsi,SH dan dilanjutkan dengan penyerahan cendra mata dan berfoto bersama.

(Nazar Efendi,S.Pd.I Kontributor Kecamatan Bandar Petalangan


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.