Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Pastikan Bisa Dilewati, Bupati Zukri Tunggui Berjam-jam Pengerjaan Jalan Lintas Bono yang Terputus

17
×

Pastikan Bisa Dilewati, Bupati Zukri Tunggui Berjam-jam Pengerjaan Jalan Lintas Bono yang Terputus

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bupati Pelalawan foto di lokasi perbaikan jalan bersama Humas PT Arara Abadi.

 

PELALAWAN (kompas 1 net.com)- Bupati Pelalawan H Zukri Misran tak tinggal diam mendapatkan kabar Jalan Lintas Bono (Jalisbon) putus dan tidak bisa dilewati kendaraan berlokasi di Kecamatan Teluk Meranti. Akibatnya, warga menuju dari Teluk Meranti tertahan di lokasi jalan putus.

Rabu (20/4/2022) kemarin bupati H Zukri turun langsung ke lokasi. Ia pun melihat secara langsung dan mencari penyebab jalan putus. Tidak itu saja, bupati Zukri menungguin alat berat bekerja bantuan dari PT Arara Abadi untuk memperbagus badan jalan agar bisa dilewati kendaraan.

Dilokasi bupati Zukri, sampai pukul 14.00 WIB. Mobil rombongan bupati tertahan tak bisa melewati kondisi jalan menyeberang lantaran memang tergenang air. Ada sekitar 20 meter badan jalan digenangi air dengan ketinggian lebih satu meter. Dilokasi ditemukan juga dua unit kendaraan mogok lantaran memaksakan diri melintas dengan kondisi air yang dalam.

Seraya, menungguin alat berat bekerja, bupati Zukri mencari akar persoalan pemicu, genangan air yang menyebabkan jalan ini putus. Ia pun masuk kedalam kebun sawit yang berada disisi pinggir jalan lintas Bono.

Saat itu, bupati Zukri menyebutkan akibat jalan putus dan digenangi air, lantaran memang akibat curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir ini. Selain itu tegasnya, akibat genangan air disebabkan pembuatan tanggul oleh pemilik kebun kelapa sawit yang berada di pinggir jalan.

Akibat pembuatan tanggul ini, menurut H Zukri menyebabkan air tertahan dan tidak mengalir. Pada kesempatan itu ia pun meminta kepada pemilik kebun untuk membongkar tanggul yang mereka bangun. Kebetulan saat itu perwakilan pemilik kebun berada di lokasi.

“Tolong kalian bongkar itu tanggul yang kalian bangun, apakah tanggul yang kalian buat ini, punya izin, kalo tak kalian bongkar kami yang bongkar,” tegas bupati Zukri dan terlihat beberapa jam tampak alat berat pemilik kebun turun ke lokasi.

Meskipun alat berat bekerja bupati Zukri tetap berada di lokasi, menjaga dan melihat langsung alat melakukan upaya perbaikan. Hampir tiga jam bupati Zukri berada di lokasi dan ia bergerak melintasi, jalan melanjutkan perjalanan menuju desa Pulau Muda menghadiri acara Safari Ramadhan.

Lantaran mobil belum bisa melintasi, ia pun dijemput oleh satu unit mobil menuju desa Pulau Muda. Lagi-lagi saat pulang dari acara Safari Ramadhan bupati Zukri tiba lagi di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu tampak kondisi jalan sudah mulai bisa dilewati. Hanya saja, bupati Zukri tetap menungguin alat bekerja sampai kondisi jalan betul-betul sudah bisa dilewati.

Bupati Pelalawan H Zukri menegaskan bahwasanya, tanggung jawab jalan lintas Bono ini adalah kewenangan Provinsi Riau. Namun pemkab Pelalawan tetap mensupport Jalan Lintas Bono, misalnya untuk perawatan mendorong swasta ikut berpartisipasi. Tidak itu saja, Pemda juga nanti akan melakukan penimbunan untuk meninggikan badan jalan memakai pasir Bono.***(juky)


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.