Example floating
Example floating
Parlemen

Komisi IV DPR Tekankan Penguatan Pangan Nasional Demi Hadapi Dinamika Global

52
×

Komisi IV DPR Tekankan Penguatan Pangan Nasional Demi Hadapi Dinamika Global

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto dalam agenda Rapat Kerja dan RDP Komisi IV DPR RI dengan Mentan, Kepala BAPANAS, Menteri KKP, DIRUT BULOG, PT PUPUK dan RNI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Foto : Ariefman/Andri

Jakarta, Kompas 1 net – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan cadangan pangan pemerintah yang lebih optimal dan adaptif terhadap berbagai dinamika global. Menurutnya, ketahanan pangan nasional harus diperkuat melalui sinergi lintas sektor, termasuk antara Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Pangan Nasional, serta BUMN pangan yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di dalam negeri.

“Komisi IV DPR RI meminta kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah serta memastikan stabilisasi pasokan dan harga pangan di tengah dinamika global dan perubahan iklim,” ujar Titiek Soeharto dalam agenda Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan Mentan, Kepala BAPANAS, Menteri KKP, DIRUT BULOG, PT PUPUK dan RNI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra menilai penguatan cadangan pangan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan, baik akibat krisis global, perubahan iklim, maupun gangguan distribusi di dalam negeri. Oleh karenanya, optimalisasi peran Perum Bulog dan ID Food sebagai BUMN Holding Pangan dinilai sangat strategis dalam menjaga ketersediaan stok pangan nasional.

Selain penguatan cadangan pangan, Komisi IV juga mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri dalam rangka memperkokoh ketahanan pangan nasional. Langkah tersebut antara lain melalui penyediaan benih unggul, ketersediaan pupuk, penguatan jaringan irigasi, serta dukungan alat dan mesin pertanian baik pada tahap prapanen maupun pascapanen.

Pihaknya juga mengapresiasi kinerja Perum Bulog dan BUMN Holding Pangan yang dinilai telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional serta memperkuat cadangan pangan pemerintah.

“Upaya menjaga ketahanan pangan harus dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, hingga stabilisasi distribusi dan harga pangan,” pungkasnya. (ujm/um)

 

Sumber: dprri go id

Example 120x600
Parlemen

Jakarta Anggota Badan Legislasi Baleg DPR RI Muhammad Khozin nilai persoalan masyarakat adat tidak dapat dilepas isu agraria khususnya menyangkut wilayah adat tanah ulayat serta masyarakat adat berada kawasan kehutanan menurutnya aspek kultur kebudayaan masyarakat adat memiliki keterkaitan erat persoalan penguasaan pengelolaan tanah mayoritas persoalan dihadapi masyarakat adat memiliki korelasi persoalan agraria masalah kewilayahan ada dua yaitu masalah kultur kebudayaan memang tidak bisa dilepas berbicara urusan agraria sangat berkorelasi mayoritas isu masyarakat adat ini dengan agraria ujar Khozin saat Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU Baleg DPR RI Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara Gedung DPR RI Jakarta Rabu 7/10/2026 Foto Runi sai Khozin jelaskan persoalan berkaitan sejarah pertanahan Indonesia termasuk keberadaan hak kepemilikan sebelum berlaku Undang-Undang Pokok Agraria UUPA Tahun 1960 dalamnya termasuk hak tanah ulayat adat keberadaan masyarakat berada kawasan kehutanan persoalan telah berlangsung puluhan tahun akibat perbedaan pengaturan kewenangan antarinstansi kondisi akhirnya membuat masyarakat pihak paling terdampak konflik agraria kita sudah berpuluh tahun terbelenggu dengan ribut antarinstansi antarinternal negara yang menjadi korban dirugikan selalu masyarakat katanya Khozin nilai pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria salah satu langkah putus persoalan regulasi dirancang tangani konflik agraria struktural termasuk persoalan terjadi wilayah masyarakat adat DPR sebelumnya telah sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria instrumen selesaikan konflik pertanahan lindungi hak masyarakat adat setidaknya ini sudah satu langkah maju dengan pengaturan reforma agraria tutur legislator Fraksi PKB lebih lanjut Khozin soroti adanya mekanisme pengecualian bagi lokasi daerah mengalami konflik agraria struktural daerah adat telah ditetapkan lokasi prioritas reforma agraria nantinya dapat memperoleh mekanisme penyelesaian khusus sehingga tidak lagi terhambat berbagai ketentuan sektoral selama ini kendala ketika sudah ditetapkan menjadi lokasi prioritas reforma agraria maka tidak tunduk kepada undang-undang yang selama ini membelenggu dalam penyelesaian agraria jelasnya contoh sejumlah regulasi sektoral selama ini bersinggungan penyelesaian konflik agraria antara lain aturan bidang kehutanan BUMN perbendaharaan negara berbagai regulasi sektoral lainnya menurut Khozin pengaturan reforma agraria diharapkan dapat menjadi instrumen khusus menyelesaikan konflik secara lebih komprehensif ini kita istilahkan produk undang-undang lex specialis artinya ketika itu sudah termasuk titik-titik lokasi yang sudah disampaikan nanti akan diproteksi untuk diselesaikan oleh Badan Reforma Agraria ungkapnya Khozin juga nilai pembentukan penguatan kelembagaan menangani reforma agraria menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap penyelesaian konflik agraria berharap langkah segera ditindaklanjuti melalui penyelesaian konkret berbagai konflik selama ini dialami masyarakat termasuk masyarakat adat political will Presiden isu penyelesaian konflik agraria ini perlu kita apresiasi bersama tidak perlu menunggu jeda satu bulan dua bulan hanya dalam hitungan hari langsung dilakukan pungkas Khozin pdt aha Parlementaria Jakarta DPR RI.`

Parlemen

Heboh SPMB 2026 60.131 kursi PTN kosong 9,58% daya tampung mubazir 17.816 maba mundur tidak daftar ulang diduga UKT mahal Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani bongkar di Unhas Makassar 2 Okt 2026 jangan sampai anak bangsa gagal kuliah ekonomi evaluasi total UKT bantuan jalur mandiri matikan PTS kuliah gratis 2027 butuh Rp93,7 T 2,83 juta mahasiswa total 4,4 juta bisa jebol Rp200 T UKT IPI biaya hidup nasib PTNBH Unhas pendapatan PTS megap-megap solusi KIP Kuliah alih PTS BOPT Swasta