Example floating
Example floating
POLRI

Kapolda Riau Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa di Wilayah 3T

23
×

Kapolda Riau Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa di Wilayah 3T

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEKANBARU, Kompas 1 net – Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan secara resmi melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau 2026 dalam apel kesiapan di Mapolda Riau, Sabtu 1 Agustus 2026.

Ekspedisi ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir hingga ke titik terluar. Program ini akan menyasar17 desa di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Provinsi Riau.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan Riau memiliki posisi strategis dengan wilayah pesisir, kepulauan, dan kawasan terluar yang menjadi bagian penting dari kedaulatan bangsa.

“Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan wujud kehadiran negara hingga ke wilayah terluar. Fokus kita bukan memberi label pada suatu wilayah, melainkan memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat agar setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan manfaat,” kataIrjen Herry.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan”, Kapolda menginstruksikan personel untuk membangun komunikasi, melakukan deteksi dini, dan hadir lebih awal menyelesaikan persoalan bersama masyarakat.

Kapolda juga menyoroti pentingnya Green Policing melalui restorasi kawasan mangrove di pesisir Riau yang terus terancam abrasi.

“Kalau mangrove terus mengalami abrasi, wilayah NKRI juga akan terus menyusut. Pesan Bapak Presiden sangat jelas, ketika pohon berkurang maka kita harus menanam kembali. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan generasi hari ini dan masa depan,” tegasnya.

Karo Ops Polda Riau Kombes Ino Harianto menyampaikan ekspedisi akan berlangsung hingga 17 Agustus 2026. Setiap tim akan melaksanakan 7 kegiatan utama:

1. Penanaman pohon dan mangrove
2. Pembagian Bendera Merah Putih
3. Penyerahan bantuan mesin ketinting
4. Penyerahan sepeda motor untuk Polsek terluar
5. Dialog bersama masyarakat
6. Pembagian bantuan sosial
7. Makan bersama dengan warga

“Kami ingin memastikan setiap tim tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan mereka, memberikan manfaat nyata, serta membawa semangat pelayanan dan kebersamaan,” ujar Kombes Ino.

Seluruh kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif bersama TNI, Pemda, mahasiswa, tokoh agama, adat, nelayan, dan seluruh komponen bangsa.

 

Sumber: Humas Polda Riau

 

Example 120x600