Example floating
Example floating
Nasional

Kabar Gembira, Kemenag Segera Gelar Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan 2026

83
×

Kabar Gembira, Kemenag Segera Gelar Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Kompas 1 net- Ada kabar gembira bagi para guru. Kementerian Agama Kemenag memastikan akan segera menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) 2026. Langkah ini menjadi bentuk perhatian dan keberpihakan terhadap peningkatan kompetensi serta profesionalisme guru.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, mengatakan, PPG Daljab 2026 akan menggunakan alokasi anggaran belanja tambahan (ABT) yang saat ini sudah memasuki proses final. Sejalan dengan itu, Kemenag menggelar Rapat Koordinasi Panitia Nasional Pendidikan Profesi Guru Kementerian Agama di Jakarta.

Menurut Suyitno, negara harus hadir dalam mendukung peningkatan kualitas guru. Karena itu, Kemenag akan terus mengupayakan agar penyelenggaraan PPG Daljab 2026 dapat berjalan dengan baik.

“Kehadiran negara itu sangat penting sekali dan kita akan bekerja keras untuk menyelenggarakan PPG Dalam Jabatan tahun 2026 ini,” tegasnya di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Selain persiapan penyelenggaraan program, Kemenag juga memberi perhatian serius terhadap tingkat kelulusan peserta PPG Daljab 2026. Suyitno berharap pelaksanaan PPG tahun ini mampu meminimalkan jumlah peserta yang tidak lulus. Menurutnya, kualitas dan kesiapan peserta PPG saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Yang terakhir, yang paling penting juga penyelenggaraan PPG tahun ini agar meminimalisasi betul yang tidak lulus,” kata Suyitno.

Ia menilai perkembangan kualitas peserta dari tahun ke tahun semakin positif. Kondisi tersebut diharapkan dapat menekan kasus ketidaklulusan seperti yang pernah terjadi pada pelaksanaan sebelumnya. “Kalau sekarang yang saya lihat sudah semakin bagus, hampir tidak ada yang seperti dulu-dulu, kecuali yang sangat parah,” lanjutnya.

PPG Daljab 2026 tidak hanya menjadi kesempatan bagi guru untuk mengikuti pendidikan profesi. Program ini juga diharapkan dapat memastikan proses pembelajaran dan penilaian berjalan optimal, sehingga semakin banyak peserta mampu menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan.

Dengan segera diselenggarakannya PPG Daljab 2026, para guru yang menjadi sasaran program diharapkan mulai mempersiapkan diri. Guru juga diminta terus mengikuti informasi resmi Kementerian Agama terkait tahapan, persyaratan, hingga mekanisme pelaksanaan program.

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`