Example floating
Example floating
Parlemen

Dukung Pelestarian Tradisi Pacu Jalur, Ini Pesan Ketua DPRD Inhu

61
×

Dukung Pelestarian Tradisi Pacu Jalur, Ini Pesan Ketua DPRD Inhu

Sebarkan artikel ini

INHU, Kompas 1 net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, Sabtu Pradansyah Sinurat mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Inhu untuk memberikan perhatian serius dan melakukan pembinaan terhadap jalur dan seluruh atlet dayung yang mengikuti lomba pacu jalur.

Dalam kegiatan rutin pacu jalur yang digelar setiap tahun di tepian Jembatan Trio Amanah, Sungai Indragiri, Sabtu Pradansyah Sinurat telah konsisten melakukan pembinaan terhadap jalur Sikocik Molek Sitampan Gagah Sahabat Bang Nurat dari Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat.

Selain itu, ketua DPRD Inhu yang akrab disapa Bang Nurat ini juga turut menyiapkan jalur di Desa Tambak, Kecamatan Rengat. Bang Nurat berharap persiapan jalur tersebut dapat selesai pada tahun 2025 agar bisa bersaing di ajang pacu jalur tingkat Kabupaten Inhu maupun di Taluk Kuantan, yang merupakan bagian dari kalender nasional.

“Saya berharap Pemda Inhu dapat berperan aktif dalam membina atlet dayung, sehingga tradisi budaya ini tetap terjaga dan atlet kita mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Bang Nurat, Jumat 3 Januari 2024 kepada sejumlah media

Selain itu, Bang Nurat juga menyampaikan apresiasi kepada bapak Syed Ismail warga negara Singapura kelahiran asal Rengat, Kabupaten Inhu, yang telah menghibahkan tanah seluas 1.500 meter di Kelurahan Kampung Besar Seberang Kecamatan Rengat, untuk pembangunan tribun pacu jalur di tepian Jembatan Trio Amanah, Kota Rengat.

“Tanah hibah ini merupakan bentuk nyata kepedulian putra Inhu yang ada di Singapure terhadap pelestarian tradisi pacu jalur. Semoga ini dapat menjadi motivasi untuk memajukan kegiatan budaya kita,” tambahnya.

Kegiatan pacu jalur di tepian Jembatan Trio Amanah Kota Rengat juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau. Hal itu disampaikan langsung oleh SF Harianto saat masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Riau dalam kunjungannya ke kegiatan pacu jalur di Rengat.

Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, Sabtu Pradansyah Sinurat berharap pacu jalur di Inhu dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan.

Jaya: Kompas1net Inhu, Melaporkan

Example 120x600
Parlemen

Jakarta Anggota Badan Legislasi Baleg DPR RI Muhammad Khozin nilai persoalan masyarakat adat tidak dapat dilepas isu agraria khususnya menyangkut wilayah adat tanah ulayat serta masyarakat adat berada kawasan kehutanan menurutnya aspek kultur kebudayaan masyarakat adat memiliki keterkaitan erat persoalan penguasaan pengelolaan tanah mayoritas persoalan dihadapi masyarakat adat memiliki korelasi persoalan agraria masalah kewilayahan ada dua yaitu masalah kultur kebudayaan memang tidak bisa dilepas berbicara urusan agraria sangat berkorelasi mayoritas isu masyarakat adat ini dengan agraria ujar Khozin saat Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU Baleg DPR RI Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara Gedung DPR RI Jakarta Rabu 7/10/2026 Foto Runi sai Khozin jelaskan persoalan berkaitan sejarah pertanahan Indonesia termasuk keberadaan hak kepemilikan sebelum berlaku Undang-Undang Pokok Agraria UUPA Tahun 1960 dalamnya termasuk hak tanah ulayat adat keberadaan masyarakat berada kawasan kehutanan persoalan telah berlangsung puluhan tahun akibat perbedaan pengaturan kewenangan antarinstansi kondisi akhirnya membuat masyarakat pihak paling terdampak konflik agraria kita sudah berpuluh tahun terbelenggu dengan ribut antarinstansi antarinternal negara yang menjadi korban dirugikan selalu masyarakat katanya Khozin nilai pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria salah satu langkah putus persoalan regulasi dirancang tangani konflik agraria struktural termasuk persoalan terjadi wilayah masyarakat adat DPR sebelumnya telah sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria instrumen selesaikan konflik pertanahan lindungi hak masyarakat adat setidaknya ini sudah satu langkah maju dengan pengaturan reforma agraria tutur legislator Fraksi PKB lebih lanjut Khozin soroti adanya mekanisme pengecualian bagi lokasi daerah mengalami konflik agraria struktural daerah adat telah ditetapkan lokasi prioritas reforma agraria nantinya dapat memperoleh mekanisme penyelesaian khusus sehingga tidak lagi terhambat berbagai ketentuan sektoral selama ini kendala ketika sudah ditetapkan menjadi lokasi prioritas reforma agraria maka tidak tunduk kepada undang-undang yang selama ini membelenggu dalam penyelesaian agraria jelasnya contoh sejumlah regulasi sektoral selama ini bersinggungan penyelesaian konflik agraria antara lain aturan bidang kehutanan BUMN perbendaharaan negara berbagai regulasi sektoral lainnya menurut Khozin pengaturan reforma agraria diharapkan dapat menjadi instrumen khusus menyelesaikan konflik secara lebih komprehensif ini kita istilahkan produk undang-undang lex specialis artinya ketika itu sudah termasuk titik-titik lokasi yang sudah disampaikan nanti akan diproteksi untuk diselesaikan oleh Badan Reforma Agraria ungkapnya Khozin juga nilai pembentukan penguatan kelembagaan menangani reforma agraria menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap penyelesaian konflik agraria berharap langkah segera ditindaklanjuti melalui penyelesaian konkret berbagai konflik selama ini dialami masyarakat termasuk masyarakat adat political will Presiden isu penyelesaian konflik agraria ini perlu kita apresiasi bersama tidak perlu menunggu jeda satu bulan dua bulan hanya dalam hitungan hari langsung dilakukan pungkas Khozin pdt aha Parlementaria Jakarta DPR RI.`

Parlemen

Heboh SPMB 2026 60.131 kursi PTN kosong 9,58% daya tampung mubazir 17.816 maba mundur tidak daftar ulang diduga UKT mahal Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani bongkar di Unhas Makassar 2 Okt 2026 jangan sampai anak bangsa gagal kuliah ekonomi evaluasi total UKT bantuan jalur mandiri matikan PTS kuliah gratis 2027 butuh Rp93,7 T 2,83 juta mahasiswa total 4,4 juta bisa jebol Rp200 T UKT IPI biaya hidup nasib PTNBH Unhas pendapatan PTS megap-megap solusi KIP Kuliah alih PTS BOPT Swasta