MERANGIN, Kompas 1net– Perjalanan anggota DPRD Merangin bersama staf dan beberapa orang tenaga honorer ke kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pasalnya. Awal dari perjalanan tersebut, mengunakan kendaraan roda empat dengan bermodalkan uang seadanya. Seperti yang di ungkapkan salah satu dari mereka bahwa perjalanan menuju ke jakarta di dampingi oleh Waka 11 DPRD Merangin Bripka Purn Ahmad Fahmi Fraksi Partai Gerindra.
Setelah mendengar berbagai macam keluhan dari beberapa staf, Ahmad Fahmi dengan tegas menjamin keselamatan mereka sampai ke tujuan.
” Alhmdulillah. untung ada Waka 11 pak Fahmi, yang menjaminkan makan dan minum kami , kalau tidak ada beliau, laparlah kami. Soal mobil, selalu ada untuk balik pergi,”ujar staf DPR tersebut.
Sebagaimana diketahui. Perjuangan DPR sempat mengalami permasalahan, yang mana gaji tenaga honorer selama tujuh bulan belum di bayar oleh pemerintah kabupaten Merangin.
Seperti yang dijelaskan oleh Waka 1 DPR Herman Effendi ST bahwa, DPRD bersama Nakes (tenaga teknis) guru, beberapa hari yang lalu pergi ke kementerian PAN-RB dan BKN demi memperjuangkan gaji para tenaga honorer tersebut yang belum di bayar.
Sebelumnya, Waka 1 DPRD Merangin juga menjelaskan bahwa surat kiriman dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) belum sampai ke kementerian PAN-RB. kunjungan ke kementerian PAN-RB tersebut merupakan upaya untuk memperjuangkan SK 2025 yanga mana gaji para tenaga honorer harus bayar yang ada di rekening OPD terkait.
Ade Irawan (tores)

















