PEKANBARU, Kompas1.Net — Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat ajak masyarakat untuk bersama-sama jaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), perkuat kerukunan, serta bangun hubungan harmonis dengan Polri. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi butuh kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda Riau saat laksanakan kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid Paripurna Al-Muttaqin, Jalan Indra Pahlawan Nomor 1, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Jumat (6/11/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.55 WIB itu menjadi momentum bagi Kapolda untuk pererat silaturahmi sekaligus sampaikan pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dir Lantas Polda Riau Kombes Pol Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si., Kabid TIK Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, S.I.K., S.H., M.H., Wadir Pamobvit AKBP Deddy Herman, S.I.K., M.K.P., Waka SPN Polda Riau AKBP Kurnia Setyawan, Kapolsek Lima Puluh AKP Ardi Surya Kusuma, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat kelurahan dan pengurus masjid.
Polisi Bersama Masyarakat Harus Nyata
Dalam sambutannya, Irjen Pol Arman Achdiat tegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk jalankan tugas pengamanan, tetapi juga bangun kedekatan, kepercayaan, dan hubungan kemanusiaan.
Ia katakan, slogan “Polisi Bersama Masyarakat” harus diwujudkan melalui tindakan nyata oleh seluruh personel. Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan menjadi institusi yang ditakuti ataupun ciptakan jarak dengan masyarakat.
“Polisi harus selalu hadir bersama masyarakat. Seragam dan jabatan hanyalah sebuah status, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita jalankan amanah dan berikan manfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Kapolda juga tekankan bahwa pendekatan humanis, pencegahan, dan edukasi harus menjadi langkah utama dalam jaga keamanan. Meski demikian, apabila pelanggaran hukum tetap dilakukan setelah berbagai imbauan diberikan, Polri akan ambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks di media sosial yang berpotensi picu perpecahan. Menurutnya, jaga kerukunan dan keamanan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan tempat tinggal.

“Jadilah polisi bagi diri kita sendiri. Artinya, kita mampu kendalikan diri, jaga perilaku, taati aturan, serta cegah diri sendiri dan keluarga agar tidak lakukan perbuatan yang langgar hukum,” pesannya.
Zero Toleransi Narkoba, Termasuk untuk Anggota
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut soroti persoalan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang menjadi perhatian serius Polda Riau. Ia ajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu perangi narkoba karena dampaknya tidak hanya rusak individu, tetapi juga hancurkan masa depan keluarga dan generasi muda.
Ia juga tegaskan tidak ada toleransi bagi anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Personel yang terbukti lakukan pelanggaran akan ditindak tegas sesuai aturan, termasuk pemberian sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) apabila memenuhi ketentuan.
Di sisi lain, Kapolda ingatkan seluruh personel Polri agar jadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk terus berbenah dan tingkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, tidak ada anggota Polri yang sempurna sehingga sikap terbuka terhadap kritik menjadi bagian penting dalam bangun institusi yang lebih baik dan dipercaya masyarakat.
Suasana silaturahmi berlangsung hangat ketika Kapolda sampaikan keinginannya untuk kunjungi masjid-masjid di berbagai wilayah Riau, termasuk masjid-masjid di lingkungan masyarakat yang selama ini belum banyak dapat kunjungan pejabat.
Serahkan Bantuan Al-Qur’an
Pada kesempatan itu, Kapolda juga serahkan bantuan Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Al-Muttaqin. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para jemaah untuk dukung kegiatan ibadah, pembelajaran Al-Qur’an, serta pembinaan keagamaan.
Ia juga ajak masyarakat untuk terus makmurkan masjid, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pererat persaudaraan, dan tumbuhkan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan Sholat Jumat Keliling tersebut, Kapolda harap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat dan harmonis. Menurutnya, keamanan dan kedamaian tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian semata, melainkan harus dibangun melalui kebersamaan, kepercayaan, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Polisi adalah pejuang kemanusiaan sekaligus pembangun peradaban. Kita merupakan penjaga kehidupan agar masyarakat dapat jalankan aktivitas sehari-hari dalam suasana aman, nyaman, tenteram, dan damai,” tutupnya.

Sumber: Humas Polda Riau
Penulis: Dian Supianto














