Example floating
Example floating
Banner Infozone
Kesehatan

Amankah Tidur Bersama Kucing Kesayangan? Ini Penjelasan Ahli

16
×

Amankah Tidur Bersama Kucing Kesayangan? Ini Penjelasan Ahli

Sebarkan artikel ini
Iklan HUT TNI 81 - Dirgahayu TNI

Advertisement

Ilustrasi / foto

JAKARTA, KOMPAS1.NET – Bagi pencinta kucing, tidur bersama hewan kesayangan berikan rasa nyaman tenang. Namun apakah aman bagi kesehatan?

Kehadiran kucing bikin rumah hangat menyenangkan. Tingkah lucu, dengkuran khas, jadi hiburan setelah aktivitas seharian. Banyak pemilik biarkan kucing di dekatnya termasuk saat tidur.

Menurut Bill Fish, pendiri Tuck.com dilansir Healthline Rabu (7/10/26), tidur bersama kucing berikan manfaat emosional. Suara napas atau dengkuran teratur bantu pemilik rileks sehingga mudah tertidur.

Namun tidak semua kucing jadi teman tidur ideal. Kucing alami aktif malam hari sehingga dapat bergerak, bermain, mencakar selimut, atau bangunkan pemilik dini hari. Kebiasaan itu ganggu pola tidur manusia. Jika terus-menerus, kualitas tidur menurun meski kehadiran kucing menenangkan.

Tak hanya tidur, alergi perlu diperhatikan. Bulu dan ketombe kucing dapat picu reaksi alergi pada orang tertentu.

Risiko lain muncul jika kucing tidak perawatan rutin cegah kutu parasit. Kucing luar ruangan paparan tinggi sumber penyakit. Menurut Dr. Jennifer Maniet, dokter hewan Petplan Pet Insurance, kucing outdoor dapat sentuhan hewan lain, kutu, caplak, nyamuk, cacing, serta mikroorganisme penyebab penyakit.

Kotak pasir kucing juga perlu dijaga kebersihan karena berpotensi sumber parasit dan mikroorganisme.

Untuk kurangi risiko, pemilik sebaiknya periksa kesehatan kucing rutin ke dokter hewan serta pastikan vaksinasi dan pengendalian parasit sesuai anjuran. Kebersihan tempat tidur, selimut, dan kotak pasir harus diperhatikan.

Sumber : Foto dan artikel ini dikutip dari Tribratanews Polri go.id

Example 120x600