Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pendidikan

Angkat Potensi dan Tantangan Pariwisata Riau, Mahasiswi UIN Suska Raih Juara 3 Nasional

12
×

Angkat Potensi dan Tantangan Pariwisata Riau, Mahasiswi UIN Suska Raih Juara 3 Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEKANBARU, Kompas 1 net — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau di tingkat nasional. Rifi Jasya Mawaddah berhasil meraih Juara 3 Subtema Pariwisata dalam ajang Kompetisi Infografis dan Videografis Mahasiswa Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Pojok Statistik Universitas Negeri Malang (UM) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang.

Kompetisi tersebut mengusung tema “Visualisasi Data: See the Numbers, Understand the World” dan menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengolah data statistik menjadi karya visual yang informatif, kreatif, dan komunikatif. Kompetisi ini juga mencakup berbagai subtema, salah satunya pariwisata.

Dalam ajang tersebut, Rifi mengangkat infografis berjudul “Wisata Riau: Potensi Besar yang Menanti”. Melalui karyanya, ia menyoroti paradoks pariwisata Riau: di satu sisi memiliki kekayaan destinasi alam, sejarah, budaya, dan bahari, tetapi di sisi lain masih menghadapi tantangan dalam menarik wisatawan dan meningkatkan lama tinggal mereka.

“Sebagai mahasiswa yang berasal dari Riau, saya merasa perlu mengangkat potensi pariwisata daerah sendiri. Saya ingin menunjukkan bahwa Riau bukan hanya memiliki kekayaan sumber daya alam, tetapi juga memiliki destinasi wisata yang layak untuk dikenal lebih luas. Data dalam infografis ini saya gunakan untuk melihat sejauh mana potensi tersebut sudah berkembang dan apa yang masih perlu diperbaiki,” ujar Rifi.

Berdasarkan data BPS yang disajikan dalam infografisnya, 70,78 persen wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Riau didominasi wisatawan asal Malaysia. Sementara itu, rata-rata lama tinggal wisatawan tercatat 1,36 hari, dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang sebesar 31,24 persen, dibandingkan Sumatera Barat yang mencapai 48,34 persen.

Melalui data tersebut, Rifi menunjukkan bahwa kedekatan geografis dan budaya Riau dengan Malaysia sebenarnya dapat menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata. Namun, potensi tersebut masih membutuhkan penguatan dari sisi branding, konektivitas destinasi, pengalaman wisata, aksesibilitas, serta fasilitas pendukung.

Sejumlah destinasi seperti Ombak Bono, Istana Siak Sri Indrapura, Candi Muara Takus, dan Ulu Kasok menjadi gambaran kekayaan wisata yang dimiliki Riau. Karena itu, Rifi menawarkan gagasan berupa penguatan branding “Visit Riau”, pengembangan paket wisata terintegrasi, serta penciptaan pengalaman wisata yang mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan mengenal lebih banyak destinasi di Riau.

Karya tersebut kemudian mengantarkan Rifi sebagai Juara 3 Subtema Pariwisata, setelah Muhammad Dzikry Adip Kurniawan dari UIN Tulungagung sebagai Juara 1 dan Niken Ayu Hapsari dari Universitas Negeri Malang sebagai Juara 2.

Prestasi ini tidak hanya menjadi capaian bagi Rifi, tetapi juga menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan data statistik untuk mengangkat persoalan daerah dan menyampaikannya melalui visualisasi yang mudah dipahami masyarakat. Dalam kompetisi tersebut, kualitas data, kreativitas, keterbacaan informasi, kesesuaian tema, serta kualitas visual menjadi bagian dari aspek penilaian karya.

Editor : Redaksi


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600