Example floating
Example floating
Banner Infozone
Presiden RI

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla 4 Provinsi

11
×

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla 4 Provinsi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, http://KOMPAS1NET.COM — Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Keberangkatan tersebut untuk meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memimpin langsung upaya penanganan di sejumlah wilayah Kalimantan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Pimpin Penanganan Serentak di 4 Provinsi
“Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, Presiden Prabowo langsung terbang menuju Kalimantan untuk mengecek dan memimpin langsung penanganan serentak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan,” ujar Seskab Teddy.

Langkah ini merupakan kelanjutan instruksi Presiden sehari sebelumnya. Presiden Prabowo telah memerintahkan dan membagi penugasan kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun langsung menangani karhutla di empat provinsi terdampak di Kalimantan.

“Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” ungkap Seskab Teddy.

Berikut pembagian tugas yang diinstruksikan Presiden:

  • Kalimantan Barat: Panglima TNI dan Kapolri
  • Kalimantan Tengah: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Wakapolri
  • Kalimantan Selatan: Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama Astamaops Polri
  • Kalimantan Timur: Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri

Instruksi Bergerak Cepat dan Tegakkan Hukum
Presiden Prabowo menekankan agar seluruh jajaran bergerak cepat sehingga kebakaran dapat segera ditangani dan masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali beraktivitas normal.

“Presiden menginstruksikan agar penanganan karhutla dilakukan secepat dan seoptimal mungkin sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal. Presiden juga meminta setiap pelanggaran hukum yang ditemukan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Seskab Teddy.

Kehadiran langsung Presiden di Kalimantan disebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pengendalian karhutla. Selain memastikan koordinasi seluruh unsur berjalan efektif, pemerintah juga menegaskan penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.

Tambahan Personel dan Pesawat
Sebelumnya, Jumat (21/8/2026), Seskab Teddy juga menyampaikan bahwa atas instruksi Presiden, lima pesawat OMC TNI AU diterbangkan untuk memperkuat 30 unit yang sudah berada di Kalimantan guna mendukung operasi pemadaman.

Sumber : BPMI Setpres.

Example 120x600