Example floating
Example floating
BeritaPresiden RI

Presiden Prabowo: Indonesia Bertekad Jadi Negara Industri dan Modern

20
×

Presiden Prabowo: Indonesia Bertekad Jadi Negara Industri dan Modern

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Kompas 1 net- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah bertekad menjadikan Indonesia sebagai negara industri dan negara modern. Hal itu disampaikan saat peletakan batu pertama Proyek LNG Abadi Masela pada Kamis (16/7/2026).

“Dan saya sudah merencanakan, dan saya sudah melihat rencana-rencana yang riil. Kita bertekad untuk menjadi negara industri, negara modern, dan kita bertekad rakyat kita harus hidup dengan baik, hidup dengan layak,” ucap Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, Indonesia membutuhkan energi untuk melakukan transformasi bangsa menuju negara yang produktif dan mampu menghasilkan produk industri.

Ia menyebut proyek strategis seperti LNG Abadi Masela memiliki peran penting dalam mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi yang membutuhkan pasokan energi besar.

“Dengan demikian, proyek semacam ini sangat penting. Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini,” ujar Presiden Prabowo.

Proyek LNG Abadi Masela memiliki nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS atau Rp379 triliun. Proyek ini dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas.

Fasilitas dirancang dengan kapasitas:

1. 9,5 juta ton LNG per tahun / MTPA

2. 150 juta standar kaki kubik gas pipa domestik per hari / MMSCFD

3. 35.000 barel kondensat per hari

Hingga awal Juli 2026, progres Front End Engineering Design / FEED telah mencapai 79,56% dan melampaui target. Final Investment Decision / FID ditargetkan akhir 2026.

Pemerintah memproyeksikan kilang LNG Abadi Masela menjadi pusat industri energi terbesar di Indonesia Timur. Proyek ini diharapkan mendorong UMKM, lapangan kerja, dan mengutamakan tenaga kerja lokal Maluku dan Tanimbar.

Selain itu, LNG Abadi Masela menjadi proyek LNG pertama di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi Carbon Capture and Storage / CCS sejak tahap pengembangan untuk mendukung transisi energi nasional.

“Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,” tegas Presiden Prabowo.

 

Sumber: Antara, http://Tribratanews.polri.go.id [17 Juli 2026 – 13:32 WIB]

Example 120x600