Pekerja PHR tengah melakukan peninjauan area operasi di salah satu lapangan migas di Zona Rokan/ Foto
Pekanbaru, Kompas 1 net – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan memastikan seluruh operasional berjalan optimal dan andal dalam upaya menjaga stabilitas produksi energi nasional selama masa libur Idulfitri 1447 H. Komitmen ini diwujudkan melalui kesiagaan personel di lapangan serta penguatan pengawasan teknis di seluruh area operasi.
Sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional, PHR menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan operasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat selama momen hari raya. Operasional hulu migas di Zona Rokan tetap beroperasi tanpa henti, didukung para pekerja dan mitra kerja yang tetap bertugas di garis depan.
“Kami memahami operasional di Zona Rokan merupakan urat nadi bagi pasokan energi negeri, terutama di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat pesat saat Lebaran. Untuk itu, kami komitmen menjaga keandalan operasi di seluruh lapangan selama 24 jam sehari tanpa henti,” kata General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko, Minggu (22/3/2026).
Untuk menjamin kelancaran produksi selama masa libur lebaran, sejumlah strategi dilakukan, dimana setiap jajaran manajemen dan tim teknis yang bertugas terus melakukan pengawasan intensif secara langsung dan berkala untuk memastikan setiap keandalan di lapangan dapat direspons dengan cepat dan tepat.
“Melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas produksi sebelum masa libur dimulai guna memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi prima,” ucapnya.
Pemanfaatan teknologi digital menjadi garda terdepan dalam memantau parameter produksi secara real-time. Peran Digital Innovation Center (DICE) terus dimaksimalkan dalam memantau operasi dan produksi, secara real-time melalui layar monitor yang terintegrasi. Keamanan dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama PHR dengan penguatan aspek HSSE di setiap titik operasional.
GM Zona Rokan Andre Wijanarko menyapa pekerja serta menyantuni anak yatim pada Apresiasi Siaga Lebaran IdulFitri 1447 H di Duri, Minggu (22/3/2026).
“Kami juga melakukan Apresiasi Siaga Lebaran dengan mengunjungi langsung para pekerja di Rumbai dan Duri serta memberikan santunan kepada anak yatim di hari Lebaran. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar operasional di Zona Rokan senantiasa berjalan dengan aman, selamat, andal, dan tetap produktif sepanjang masa libur Idulfitri ini,” harapnya.
PHR didukung pekerja dan mitra kerja yang andal terus berkomitmen untuk tetap bertugas di garis depan selama masa Lebaran demi memastikan energi tetap mengalir. Peran pekerja di lapangan selama libur lebaran sangat krusial. Pengawasan ketat dilakukan mulai dari pemantauan operasional rutin hingga memastikan seluruh peralatan bekerja secara optimal. Komunikasi intensif antar-tim ditingkatkan untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan sejak dini.
“Kewaspadaan harus ditingkatkan supaya produksi tetap stabil dan aman. Fokus utama kami adalah memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur dan prosedur keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi di hari seperti ini,” tukas Hanifa Aulia Khosyatillah, dari tim Plant Operations Minas 5&6.
Dedikasi para pekerja di wilayah kerja Rokan ini merupakan cerminan nyata dari semangat Pertamina dalam menjaga kedaulatan energi. Di balik setiap tetes minyak yang diproduksi untuk bangsa, ada pengorbanan dan ketulusan para pekerja yang setia mengabdi, bahkan di hari kemenangan.
Tentang PHR Zona Rokan
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.
Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.
Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:
Yulia Rintawati
Pjs. Manager Corporate Communications
HP: 0812-7535-719
yulia.rintawati@pertamina.com
















