Example floating
Example floating
Parlemen

Anggota Komisi A DPRD Rokan Hilir Apresiasi Kinerja Tim Penanganan Karhutla

125
×

Anggota Komisi A DPRD Rokan Hilir Apresiasi Kinerja Tim Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi A DPRD Rokan Hilir Fraksi Golkar Julianto, SE/ FOTO 

ROKAN HILIR, Kompas net – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir yang membidangi Hukum dan Pemerintahan menyampaikan apresiasi terhadap seluruh elemen yang telah bekerja keras dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Pernyataan ini disampaikan oleh Julianto, SE anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar. Ia menilai bahwa kolaborasi cepat dan efektif antara TNI/POLRI, Pemerintah, masyarakat dan perusahaan membuahkan hasil signifikan dalam mengendalikan sejumlah titik api yang muncul dalam beberapa hari terakhir.

“Saya mengapresiasi kerja efektif seluruh petugas gabungan dan elemen masyarakat yang telah berjibaku dalam penanggulangan karhutla hingga tak kenal waktu. Berkat kerja cerdas dan kerja keras kita bersama, bencana karhutla Ini bisa diatasi dg cepat. Kita berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, dan kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga agar tidak terjadi kebakaran lahan dan segera melapor kepihak berwajib jika melihat ada titik api yg muncul,” ujar Julianto, Sabtu (2/8/2025).

Senada dengan itu, Ketua DPRD Rokan Hilir, Ilhammi, S.Tr.Keb, juga menyampaikan apresiasi atas kinerja tim gabungan dalam menangani kebakaran di sejumlah wilayah rawan, seperti Kecamatan Kubu, kecamatan pujud, kecamatan tanjung medan dan Kecamatan Simpang Kanan.

“Kita patut memberikan penghargaan kepada seluruh petugas di lapangan baik dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah bekerja keras siang dan malam untuk memadamkan api dan mencegah meluasnya karhutla,” kata Ilhammi.

Ia juga memuji langkah sigap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, sehingga dua unit helikopter water bombing dapat dikerahkan untuk membantu pemadaman dari udara.

Ilhammi menegaskan bahwa penanggulangan karhutla harus diiringi dengan kesadaran kolektif masyarakat dan edukasi berkelanjutan. “Pencegahan jauh lebih penting daripada penanggulangan. Sosialisasi kepada masyarakat harus terus digalakkan, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran harus dilakukan secara tegas,” tegasnya.

Diketahui, sejumlah titik api terpantau di wilayah pesisir Rokan Hilir dalam beberapa waktu terakhir. Namun berkat kerja keras dan kolaborasi lintas sektor, api berhasil dipadamkan dan tidak sampai meluas ke permukiman warga.

Apresiasi ini menunjukkan komitmen nyata para wakil rakyat, khususnya dari Fraksi Golkar, dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif, tanggap bencana, serta menjadi jembatan komunikasi antara aspirasi masyarakat dan kebijakan publik di Kabupaten Rokan Hilir. (Riki)

Example 120x600
Parlemen

Jakarta Anggota Badan Legislasi Baleg DPR RI Muhammad Khozin nilai persoalan masyarakat adat tidak dapat dilepas isu agraria khususnya menyangkut wilayah adat tanah ulayat serta masyarakat adat berada kawasan kehutanan menurutnya aspek kultur kebudayaan masyarakat adat memiliki keterkaitan erat persoalan penguasaan pengelolaan tanah mayoritas persoalan dihadapi masyarakat adat memiliki korelasi persoalan agraria masalah kewilayahan ada dua yaitu masalah kultur kebudayaan memang tidak bisa dilepas berbicara urusan agraria sangat berkorelasi mayoritas isu masyarakat adat ini dengan agraria ujar Khozin saat Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU Baleg DPR RI Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara Gedung DPR RI Jakarta Rabu 7/10/2026 Foto Runi sai Khozin jelaskan persoalan berkaitan sejarah pertanahan Indonesia termasuk keberadaan hak kepemilikan sebelum berlaku Undang-Undang Pokok Agraria UUPA Tahun 1960 dalamnya termasuk hak tanah ulayat adat keberadaan masyarakat berada kawasan kehutanan persoalan telah berlangsung puluhan tahun akibat perbedaan pengaturan kewenangan antarinstansi kondisi akhirnya membuat masyarakat pihak paling terdampak konflik agraria kita sudah berpuluh tahun terbelenggu dengan ribut antarinstansi antarinternal negara yang menjadi korban dirugikan selalu masyarakat katanya Khozin nilai pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria salah satu langkah putus persoalan regulasi dirancang tangani konflik agraria struktural termasuk persoalan terjadi wilayah masyarakat adat DPR sebelumnya telah sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria instrumen selesaikan konflik pertanahan lindungi hak masyarakat adat setidaknya ini sudah satu langkah maju dengan pengaturan reforma agraria tutur legislator Fraksi PKB lebih lanjut Khozin soroti adanya mekanisme pengecualian bagi lokasi daerah mengalami konflik agraria struktural daerah adat telah ditetapkan lokasi prioritas reforma agraria nantinya dapat memperoleh mekanisme penyelesaian khusus sehingga tidak lagi terhambat berbagai ketentuan sektoral selama ini kendala ketika sudah ditetapkan menjadi lokasi prioritas reforma agraria maka tidak tunduk kepada undang-undang yang selama ini membelenggu dalam penyelesaian agraria jelasnya contoh sejumlah regulasi sektoral selama ini bersinggungan penyelesaian konflik agraria antara lain aturan bidang kehutanan BUMN perbendaharaan negara berbagai regulasi sektoral lainnya menurut Khozin pengaturan reforma agraria diharapkan dapat menjadi instrumen khusus menyelesaikan konflik secara lebih komprehensif ini kita istilahkan produk undang-undang lex specialis artinya ketika itu sudah termasuk titik-titik lokasi yang sudah disampaikan nanti akan diproteksi untuk diselesaikan oleh Badan Reforma Agraria ungkapnya Khozin juga nilai pembentukan penguatan kelembagaan menangani reforma agraria menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap penyelesaian konflik agraria berharap langkah segera ditindaklanjuti melalui penyelesaian konkret berbagai konflik selama ini dialami masyarakat termasuk masyarakat adat political will Presiden isu penyelesaian konflik agraria ini perlu kita apresiasi bersama tidak perlu menunggu jeda satu bulan dua bulan hanya dalam hitungan hari langsung dilakukan pungkas Khozin pdt aha Parlementaria Jakarta DPR RI.`

Parlemen

Heboh SPMB 2026 60.131 kursi PTN kosong 9,58% daya tampung mubazir 17.816 maba mundur tidak daftar ulang diduga UKT mahal Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani bongkar di Unhas Makassar 2 Okt 2026 jangan sampai anak bangsa gagal kuliah ekonomi evaluasi total UKT bantuan jalur mandiri matikan PTS kuliah gratis 2027 butuh Rp93,7 T 2,83 juta mahasiswa total 4,4 juta bisa jebol Rp200 T UKT IPI biaya hidup nasib PTNBH Unhas pendapatan PTS megap-megap solusi KIP Kuliah alih PTS BOPT Swasta