Example floating
Example floating
Ekonomi

Ternyata Kades Boleh Pinjamkan Uang Koperasi Merah Putih, Ini Ketentuannya!

121
×

Ternyata Kades Boleh Pinjamkan Uang Koperasi Merah Putih, Ini Ketentuannya!

Sebarkan artikel ini

Merangin, Kompas 1 net – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan bahwa kepala desa diperbolehkan mengajukan pinjaman di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), dengan sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan.(16/6/2025)

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih yang digelar di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 5 Juni 2025.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, menyatakan bahwa pinjaman dapat diberikan kepada kepala desa yang menjadi anggota koperasi dan memiliki usaha produktif. Dana pinjaman berasal dari Himpunan Bank Negara (Himbara) melalui dua skema kredit, yaitu pembiayaan fasilitas produksi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk Kopdes Merah Putih.

“Jadi KUR-nya ada untuk Kopdes Merah putih yang dimanfaatkan bukan hanya operasionalnya, tapi juga untuk anggotanya, jikalau ada kepala desa sebagai anggota Koperasi dan memang punya usaha yang layak dibiayai, bisa menggunakan KUR dengan bunga sesuai dengan bunga yang disubsidi pemerintah,” terangnya di hadapan para Menteri dan kepala desa yang hadir.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menambahkan bahwa meskipun diperbolehkan, pinjaman tersebut menjadi tanggung jawab pribadi kepala desa. Namun tetap dilakukan verifikasi oleh Himbara mencakup pemeriksaan struktur pengurus koperasi, di mana pengurus (termasuk Kades sebagai pengawas) tidak boleh memiliki masalah hukum selama lima tahun terakhir.

“Jadi kades boleh minjam tidak platform (Kopdes) ini, tapi tanggung jawabnya sendiri,” tegas Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, Koperasi desa Merah Putih merupakan koperasi yang dibentuk oleh pemerintah desa dan menjadi milik masyarakat desa. Pembentukannya dapat dilakukan melalui musyawarah desa khusus, baik membentuk koperasi baru maupun bergabung dengan koperasi yang telah ada.

“Kepala desa otomatis ex-officio (SE Menkop No. 1/2025) sebagai ketua dewan pengawas. Nanti akan dibantu dari Kementerian akan membantu dua orang tenaga pendamping atau tenaga honorer,” terangnya.

Terkait plafon kredit, Zulkifli menyebutkan satu koperasi dapat mengajukan pinjaman antara Rp4 hingga Rp5 miliar, sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyatakan bahwa pembiayaan Kopdes Merah Putih dijamin oleh skema APBN, APBD, dan dana desa (APBDes). Jika terjadi kredit macet, dana desa akan menjadi penjamin pembayaran.

“APBN ini semacam penjamin. Kalau ada masalah macet, dana desa ini dipotong,” ujar Budi Arie, dikutip dari Kompas.com

Program ini merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dan memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat dan perangkat desa yang terlibat dalam koperasi desa.

Tores**
Sumber. Bicara baik.id

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`