Example floating
Example floating
Parlemen

Warga Sebut APH Segera Periksa Ketua DPRD Flotim Atas Dugaan Jual Beli Jabatan 

75
×

Warga Sebut APH Segera Periksa Ketua DPRD Flotim Atas Dugaan Jual Beli Jabatan 

Sebarkan artikel ini

Jual beli jabatan/ Ilustrasi 

Larantuka, Kompas 1 net- Salah seorang warga Kabupaten Flores Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur Emanuel Tukan yang adalah Mantan Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur menilai bahwa lambatnya alat kelengkapan dewan dalam menyikapi persoalan dugaan jual beli jabatan oleh Ketua DPRD Flotim Albert Sinuor.

Menurut dirinya APH baik dari Polres maupun pihak kejaksaan negeri larantuka agar proaktif mendalami informasi yang telah dipublikasikan oleh media serta menelusuri dugaan jual beli jabatan ini.

Lanjutnya lagi, pihak APH jangan menunggu laporan dari masyarakat,
Apabila berita itu tidak benar maka APH harus bekerja secara profesional guna mencegah image yang berdampak buruk terhadap Marwah Lembaga terhormat DPRD tersebut.

Selain melalui salah satu alat kelengkapan dewan yakni badan kehormatan (BK). Saya merasa kecewa dan patut disayangkan Badan kehormatan Dewan ada tetapi tidak dapat berbuat banyak namun sekedar hanya untuk melengkapi jumlah alat kelengkapan di DPRD Kabupaten Flores Timur. Ini pandangan saya atas cawe cawe jabatan strategis yang diduga melibatkan oknum DPRD Flotim,” tambahnya lagi.

Terhadap dugaan tersebut, saya berpandangan bahwa aparat penegak hukum/aph dalam hal ini Polres maupun kejaksaan negeri larantuka agar proaktif mendalami informasi di media, serta menelusuri dugaan ini.

Dan APH diharapkan tidak menunggu laporan dari masyarakat. Jika Berita itu hoax maka aph bekerja secara profesional guna mencegah image yang berdampak terhadap Marwah lembaga terhormat yang namanya DPRD.

Selain kerja kerja APH, untuk mengusut dugaan tersebut, pihak lembaga DPRD melalui salah satu alat kelengkapan di dewan yakni Badan Kehormatan/BK . Patut disayangkan jika BK hanya sekedar melengkapi jumlah alat kelengkapan di DPRD Flotim,” pungkasnya.

RS Kompas 1 net melaporkan

Example 120x600
Parlemen

Jakarta Anggota Badan Legislasi Baleg DPR RI Muhammad Khozin nilai persoalan masyarakat adat tidak dapat dilepas isu agraria khususnya menyangkut wilayah adat tanah ulayat serta masyarakat adat berada kawasan kehutanan menurutnya aspek kultur kebudayaan masyarakat adat memiliki keterkaitan erat persoalan penguasaan pengelolaan tanah mayoritas persoalan dihadapi masyarakat adat memiliki korelasi persoalan agraria masalah kewilayahan ada dua yaitu masalah kultur kebudayaan memang tidak bisa dilepas berbicara urusan agraria sangat berkorelasi mayoritas isu masyarakat adat ini dengan agraria ujar Khozin saat Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU Baleg DPR RI Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara Gedung DPR RI Jakarta Rabu 7/10/2026 Foto Runi sai Khozin jelaskan persoalan berkaitan sejarah pertanahan Indonesia termasuk keberadaan hak kepemilikan sebelum berlaku Undang-Undang Pokok Agraria UUPA Tahun 1960 dalamnya termasuk hak tanah ulayat adat keberadaan masyarakat berada kawasan kehutanan persoalan telah berlangsung puluhan tahun akibat perbedaan pengaturan kewenangan antarinstansi kondisi akhirnya membuat masyarakat pihak paling terdampak konflik agraria kita sudah berpuluh tahun terbelenggu dengan ribut antarinstansi antarinternal negara yang menjadi korban dirugikan selalu masyarakat katanya Khozin nilai pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria salah satu langkah putus persoalan regulasi dirancang tangani konflik agraria struktural termasuk persoalan terjadi wilayah masyarakat adat DPR sebelumnya telah sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria instrumen selesaikan konflik pertanahan lindungi hak masyarakat adat setidaknya ini sudah satu langkah maju dengan pengaturan reforma agraria tutur legislator Fraksi PKB lebih lanjut Khozin soroti adanya mekanisme pengecualian bagi lokasi daerah mengalami konflik agraria struktural daerah adat telah ditetapkan lokasi prioritas reforma agraria nantinya dapat memperoleh mekanisme penyelesaian khusus sehingga tidak lagi terhambat berbagai ketentuan sektoral selama ini kendala ketika sudah ditetapkan menjadi lokasi prioritas reforma agraria maka tidak tunduk kepada undang-undang yang selama ini membelenggu dalam penyelesaian agraria jelasnya contoh sejumlah regulasi sektoral selama ini bersinggungan penyelesaian konflik agraria antara lain aturan bidang kehutanan BUMN perbendaharaan negara berbagai regulasi sektoral lainnya menurut Khozin pengaturan reforma agraria diharapkan dapat menjadi instrumen khusus menyelesaikan konflik secara lebih komprehensif ini kita istilahkan produk undang-undang lex specialis artinya ketika itu sudah termasuk titik-titik lokasi yang sudah disampaikan nanti akan diproteksi untuk diselesaikan oleh Badan Reforma Agraria ungkapnya Khozin juga nilai pembentukan penguatan kelembagaan menangani reforma agraria menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap penyelesaian konflik agraria berharap langkah segera ditindaklanjuti melalui penyelesaian konkret berbagai konflik selama ini dialami masyarakat termasuk masyarakat adat political will Presiden isu penyelesaian konflik agraria ini perlu kita apresiasi bersama tidak perlu menunggu jeda satu bulan dua bulan hanya dalam hitungan hari langsung dilakukan pungkas Khozin pdt aha Parlementaria Jakarta DPR RI.`

Parlemen

Heboh SPMB 2026 60.131 kursi PTN kosong 9,58% daya tampung mubazir 17.816 maba mundur tidak daftar ulang diduga UKT mahal Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani bongkar di Unhas Makassar 2 Okt 2026 jangan sampai anak bangsa gagal kuliah ekonomi evaluasi total UKT bantuan jalur mandiri matikan PTS kuliah gratis 2027 butuh Rp93,7 T 2,83 juta mahasiswa total 4,4 juta bisa jebol Rp200 T UKT IPI biaya hidup nasib PTNBH Unhas pendapatan PTS megap-megap solusi KIP Kuliah alih PTS BOPT Swasta