Example floating
Example floating
Banner Infozone
Berita

Tak Terima Ditangkap Polisi, Puluhan Warga Kelurahan Mampun Demo ke Mapolsek Tabir

756
×

Tak Terima Ditangkap Polisi, Puluhan Warga Kelurahan Mampun Demo ke Mapolsek Tabir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Merangin Jambi, Kompas 1 net —Terkait penangkapan pekerja PETI di Dam Semoyo, puluhan warga Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, melakukan demo ke Mapolsek Tabir, dengan maksud menuntut kebebasan pekerja PETI tersebut 21/1/2025).

Dari keterangan Kasim warga Kelurahan Mampun salah satu dari orang tua yang di amankan dari anggota kepolisian dari Mapolres Merangin sebanyak lima orang pekerja PETI.

“Yang kami minta kepada pihak kepolisian Polsek Tabir, dan Kapolres Merangin, hanya kebebasan anak-anak kami yang ditangkap tadi, yang nangkap polisi dari Bangko katanya,,

Tidak hanya itu dari beberapa warga dari pendemo tersebut merasa kesal dan geram dari penangkapan yang di lakukan dari pihak Mapolres Merangin, karena pekerja tersebut bukanlah Aktifitas PETI jenis Dompeng melaikan Aktifivitas yang menggunakan mesin Robin.

“Kami kesal anak-anak kami bukan-nya Dompeng tapi merobin ngjet kenapa di tangkap sedangkan Dompeng besak di biarkan, jelas kami juga bayar setoran kepada zaidan RP. Seratus Lima puluh Ribu per mesin kami orang enam di situ bang Robin jet itu, imbuh-nya,,

Sesuai informasi yang terpantau media ini di halaman Polsek Tabir puluhan warga dan emak-emak ikut serta meminta kebebasan yang di amankan dari pihak kepolisian Kapolres Merangin,

Terpisah Kapolsek Munte sudah memberi penjelasan dan berdialog secara langsung dengan beberapa warga pendemo tersebut di depan halaman Polsek Tabir,

“Saya minta kepada seluruh warga yang ada besok siang kita akan ke Kapolres Merangin saya dampingi guna mencari solusi jalan terbaik ungkap Kapolsek.

Jon Putra, Kompas 1 net melaporkan


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Berita

http://Kompas1.net 28 Sep 2026 telusuri BIH Rp3 Juta korban banjir bandang Nov 2025 di Alue Bili Rayeuk Baktiya Aceh Utara diduga tidak utuh – dugaan potongan Rp100 Ribu per KK. Data final lapangan 463 KK: 427 penerima BIH, 17 KK ada data belum dapat di Kantor Pos, 19 KK tanpa data vs BNBA resmi 568-994. Oknum perangkat: kesepakatan perangkat desa bersama. Pemkab Aceh Utara salurkan sejak 22 Sep 2026 via Pos Indonesia wajib utuh – Inpres 18/2025, Permensos BIH, PP 22/2008, Instruksi Bupati H Ismail A Jalil Ayah Wa Zero Pungli.