Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Kakankemenag Pelalawan Buka MTQ Ke XII Tingkat Kecamatan Kuala Kampar

70
×

Kakankemenag Pelalawan Buka MTQ Ke XII Tingkat Kecamatan Kuala Kampar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kuala Kampar, Kompas 1net– Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pelalawan Dr. H. Jisman Arifin MA Membuka secaara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XII Tingkat Kecamatan kuala kampar yang dipusatkan di halaman kantor camat kuala kampar, Senin (7/10/2024).

Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan bedug oleh Kakankemenag Dr. H. Jisman Arifin MA didampingi Seketaris Umum LPTQ Pelalawan H.Akmamul Hadi Camat Kuala kampar Elrasyidy Albi S.Sos, Dirut Perumda Pelalawan T.Efrisyah Putra Kapolsek Kuala Kampar AKP Rhino Handoyo SH, KUA Kuala Kampar Mislan S.ag, Ketua LPTQ Kuala Kampar Robudin S.pd.

Camat Kuala Kampar Elrasyidy Albi S.sos dalam sambutanya mengucapakan selamat datang bapak kepala kantor kementrian agama kabupaten pelalawan dan bapak seketaris umum LPTQ kabupaten pelalawan mudah mudahan kehadiran bapak pada acara MTQ ini membawa berkah dikecamatan kuala kampar, tidak lupa juga saya ucapkan selamat datang bapak dirut perumda T.Efrisahputra Yang terus mensupport kegiatan baik pemerintahan maupun kegiatan kemasyarakat, terimakasih saya uapkan kepada bapak dirut BUMD.

Dapat saya sampaikan bahwa, pada tahun ini MTQ tingkat kecamatan kuala kampar hanya melaksanakan 4 cabang saja. kita ingin melaksanakan seluruh cabang pada musabaqah tahun ini, tapi ada beberapa hal yang menyebabkan kita belum mampu melaksanakan diseluruh cabang. Dari 4 cabang yang diperlombakan diantaranya cabang tilawah Quran yang diikuti oleh 80 peserta, cabang sarhil Quran sebanyak 42 peserta, cabang hatil quran 45 peserta, dan cabang tahfiz Quran sebanayak 20 peserta jumlah keseluruhan adalah 192 orang.

Pada cabang tahfiz ini adalah kali pertama kami melaksanakan pada tahun ini. Mudah mudahan kedepanya MTQ tingkat kecamatan kuala kampar ini mampu melaksanakan seluruh cabang yang diperlombakan di tingkat kabupaten. kami berharap kepada LPTQ kabupaten pelalawan bisa memberikan pelatihan kepada majelis hakim yang ada dikuala kampar sehingga nantinya majlis hakim yang ada di kuala kampar ini mempunyai ilmu serta pengalaman dalam memberikan penilaian pada kegiatan MTQ selanjutnya.

Seketaris umum LPTQ Kabupaten Pelalawan H.Akmamul Hadi dalam sambutanya mengucapkan terimakasih dan selamat kepada pemerintah kecamatan kuala kampar serta masarakat yang telah tetap konsisten selama ini melaksanakan MTQ ini secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, desa maupun tingkat kecamatan, berdasarkan catatan kami bahwa kecamatan yang paling konsisten melaksanakan MTQ setiap tahun hanya kecamatan kuala kampar, mudah mudahan konsistensi ini bisa dipertahankan.


Jadi itu semua tentunya tidak terlepas dari dukungan serta kerja sama, baik pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa sekali lagi lagi kami ucapkan terimakasih atas partisipasi yang telah diberikan kepada LPTQ kabupaten pelalawan.

Karena kosisten dalam melakasakan megitan MTQ tersebut kecamatan kuala kampar tentunya telah banyak melahirkan qori dan qoriah, bahkan ada salah satu putra terbaik kuala kampar juara tingkat nasional beberapa tahun yang lalu.
” saya berharap kedepenya bahwa MTQ tingkat kabupaten pelalawan pada tahun mendatang peserta wajib mempunyai KTP pelalawan jadi tidak boleh lagi mendatangkan qori maupun qoriah dari luar pelalawan.

Dalam sambutan Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pelalawan Dr. H. Jisman Arifin MA mengatakan MTQ harus dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan propinsi tetapi tida semua desa maupun kecamatan yang konsisten melaksanakanya.

Alhamdulillah dikecamatan kuala kampar ini begitu konsisten melaksanakan MTQ, saya sangat mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi tinginya kepada pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan atas konsistensi ini, semoga dengan terus membudayakan MTQ ini masarakat kecamatan kuala kampar akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Melalui MTQ ini otomatis akan memotifasi anak anak generasi kita untuk terus belajar membaca alquran sekaligus mengamalkan
kecintaanya terhadap alquran dari generasi kegenerasi, apabila ana


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.