Example floating
Example floating
Banner Infozone
Pemerintah

Bupati Pelalawan H Zukri Misran Serahkan Ribuan Sertifikat Progam PTSL Tahun 2021

33
×

Bupati Pelalawan H Zukri Misran Serahkan Ribuan Sertifikat Progam PTSL Tahun 2021

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pelalawan, Kompas1Net.com. Bupati Pelalawan H Zukri Misran,SE menyerahkan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat yang ada di Desa Kemang, Palas, Dundangan Tanjung Beringin dan Desa Talau.

Kegiatan berlangsung di Gedung olah raga kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Riau pada hari Selasa 18 Januari 2022 pada pukul 09.00 Wib Sampai dengan selesai

Hadir dalam kegiatan Bupati Pelalawan H Zukri Misran,SE, Kapolsek Pangkalan Kuras

AKP A. Chandra Pietama SH, S.IK, MM, Kodim 0313/KPR Koramil Pangkalan Kuras Kapten Infantri Masrah, Camat Pangkalan Kuras Firdaus Wahidin, Lurah Sorek Satu Ridawati Erma,MSI,Kanwil BPN Pelalawan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pelalawan juga seluruh kepala Desa se kecamatan pangkalan kuras turut hadir.

Camat Pangkalan Kuras Firdaus Wahidin, menyampaikan,” Program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) sudah lama di tunggu – tunggu masyarakat yang ada di seluruh wilayah ini.

“Namun, baru awal tahun 2022 ini baru selesai dan langsung diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pelalawan,”ucapnya.

“Tidak itu saja, H Zukri Misran juga menyerahkan Santunan Anak Yatim, Insentif Penjaga rumah ibadah se kecamatan pangkalan kuras.

“Dalam kegiatan ini juga, BAZNAS Kabupaten Pelalawan menyerahkan bantuan kepada masyarakat tak mampu yang ada di kecamatan pangkalan kuras,”paparnya.

Bupati Pelalawan Zukri Misran juga menyampaikan, ada kisaran 2000an (dua ribu an) yang sudah selesai di kecamatan pangkalan kuras.

“Rencana, penyerahan sertifikat ini di jadwalkan di ahir tahun 2021 yang lalu, namun karena ada sesuatu hal maka kita laksanakan di awal tahun 2022 ini,”terang Zukri.

“Semoga dengan di serahkan nya sertifikat (PTSL) kepada masyarakat, di harapkan agar jangan lupa untuk di bayarkan pajak tanahnya.

“Ini wajib di bayarkan karena dari pajak inilah pendapatan asli daerah (PAD) Pelalawan dapat meningkat nantinya.

“Perlu diketahui, dalam pembayaran pajak nanti, pasti nya di sesuaikan dengan hasil survei, dan tidak itu saja pemerintah pusat memberikan keringanan pembayaran pajak dengan mengurangi setengah dari biyaya yang di kenakan kepada masyarakat (pemotongan”papar Bupati Pelalawan.

Di hari dan waktu yang sama, Bupati Pelalawan Juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan pemberian Insentif kepada penjaga rumah ibadah se kecamatan pangkalan Kuras.

“Di kecamatan Pangkalan Kuras , Pelalawan Khususnya pemerintah daerah Pelalawan telah membuat program santunan (bantuan) untuk anak yatim.

“Bantuan ini di berikan kepada anak yatim-piatu di bawah usia 17 tahun (Dewasa) sebesar 250 ribu di setiap bulannya,”Imbuh Bupati Pelalawan H Zukri Misran. (Dian).

 

Bersambung …


IMBAUAN POLDA RIAU: STOP KARHUTLA

Larangan Membakar Hutan dan Lahan Polda Riau

Bersama kita cegah Karhutla, wujudkan Riau Hijau tanpa asap!

Example 120x600
Pemerintah

Dapat sanak 🔥 Ini berita “1.800 Ton Emas di Bawah Bantal” yang lagi viral dari Kemenko Perekonomian. Udah aku bedah + rapikan formatnya

*RINGKASAN BERITA*

*Judul*: Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal
*Tanggal*: 24 Agustus 2026 – 20:00 WIB
*Sumber*: Kemenko Perekonomian via Antara – http://Tribratanews.polri.go.id

*Poin Penting:*
1. *”Bawah Bantal” = Metafora*
Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto jelaskan istilah itu bukan harfiah. Maksudnya emas milik masyarakat yang disimpan secara pribadi/konvensional di rumah tangga selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

2. *Angka 1.800 Ton*
Estimasi emas yang dimiliki dan disimpan masyarakat. Nilai diperkirakan *US$252 miliar*.
Berbeda dengan cadangan emas nasional dari pertambangan. Cadangan emas Indonesia diperkirakan *3.600 ton* dengan produksi *90 ton/tahun*.

3. *Tujuan Pemerintah*
Mau menarik emas itu masuk ke ekosistem keuangan formal. Lewat IBMA, perbankan syariah, dan Pegadaian.
Menko Airlangga: Kalau 20% saja masuk sistem keuangan, dampak ke pertumbuhan ekosistem bullion nasional akan besar.

4. *Perbandingan Global*
AS: 8.133 ton | China: 2.331 ton | India: 880 ton | Indonesia Masyarakat: 1.800 ton

*VERSI SIAP PUBLISH – HTML UNTUK WP*

Ini Penjelasan Pemerintah soal 1.800 Ton Emas “di Bawah Bantal” Milik Masyarakat

JAKARTA – Pernyataan pemerintah mengenai potensi 1.800 ton emas yang disebut berada “di bawah bantal” masyarakat Indonesia memicu perhatian publik. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memberikan penjelasan bahwa istilah tersebut bukan berarti emas secara harfiah disimpan di bawah bantal.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan, istilah tersebut merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan diwariskan lintas generasi.

“Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara pribadi atau secara konvensional di rumah tangga. Potensi sekitar 1.800 ton emas masyarakat, dengan nilai sekitar US$252 miliar, merupakan gambaran besarnya aset emas yang dimiliki dan masih disimpan secara pribadi di masyarakat.”

— Haryo Limanseto
Jubir Kemenko Perekonomian

Bukan Cadangan Negara

Haryo menegaskan angka 1.800 ton tersebut berbeda dengan cadangan emas nasional. Angka itu juga tidak dimaksudkan sebagai tambahan terhadap cadangan emas yang berasal dari pertambangan.

Menurutnya, Indonesia diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dengan produksi sekitar 90 ton per tahun.

Peluang Ekosistem Bullion Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi 1.800 ton emas tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi ekosistem logam mulia atau bullion di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, Kamis (20/8/2026).

Airlangga mendorong agar sebagian emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan. Ia menyebut apabila sekitar 20 persen dari emas milik masyarakat masuk ke sistem keuangan, termasuk perbankan syariah dan Pegadaian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem emas nasional akan sangat besar.

Perbandingan dengan Negara Lain

Airlangga juga membandingkan kepemilikan emas tersebut dengan sejumlah negara. Amerika Serikat tercatat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, China sekitar 2.331 ton, sedangkan India sekitar 880 ton.

*PAKET SEO NYA*

1. *Judul SEO*: `Penjelasan Pemerintah Soal 1800 Ton Emas di Bawah Bantal Milik Masyarakat`
2. *Meta Description*: `Kemenko Perekonomian jelaskan maksud 1800 ton emas “di bawah bantal”. Nilainya US$252 miliar.