Example floating
Example floating
Ekonomi

Jokowi Prediksi Resesi Dan Inflasi Dunia, Ini Tanggapan Wakil Ketua Gapoktan SAMJ. Suryanto

118
×

Jokowi Prediksi Resesi Dan Inflasi Dunia, Ini Tanggapan Wakil Ketua Gapoktan SAMJ. Suryanto

Sebarkan artikel ini

DUMAI | Kompas 1 Net – Adanya Akan terjadi inflasi dan resesi ekonomi yang akan terjadi secara Global, terutama terhadap ketahanan energi dan pangan sebagaimana yang disebutkan oleh Presiden Jokowi, mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Gabungan Kelompok Tani Sumber Alam Makmur Jaya (Gapoktan SAMJ) Suriyanto, S.P.

Kepada wartawan pada Sabtu 13/8/2022, Suryanto mengatakan, “Sebagaimana yang di sampaikan presiden Jokowi waktu yang lalu bahwa kemungkinan di prediksi akan terjadi resesi dan inflasi yang akan terjadi di belahan dunia secara global terutama terhadap ketahanan energi dan pangan yang mana di prediksi akan melanda 60 negara,di mana inflasi akan tinggi sedangkan kesediaan khusus ketahanan pangan itu sangat kecil,hari ini sebagaimana laporan Mentri kepada presiden di dunia ini ada 13 Juta orang yang kelaparan dan hal itu di indonesia harus di waspadai.

Walaupun kita masih memiliki lahan pertanian yang cukup luas,petaninya yang cukup banyak untuk itu kita tidak boleh lengah.

Bagaimana juga di sampaikan bahwa salah satu kebutuhan esensial hanya minyak goreng saja  hilang di pasaran bisa menyebabkan kegoncangan pemerintah,hari ini harga minyak goreng curah di beberapa daerah cukup mahal ada yang di jual di atas rp.15 ribu/liter entah mungkin di Dumai ya di jual Rp.14.500/liter,nah itu yang pertama di antisipasi oleh pemerintah Daerah.

Selain itu melihat lahan di Kota Dumai cukup luas harus menjadi straking poin oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi dan saya berharap terkait hal tersebut di atas pemerintah daerah dapat memperhatikan tentang ketahanan pangan ini,agar di setiap kelurahan kelurahan itu ada Bulog atau di sediakan gudang gudang pangan yang bisa menampung 100 ton,dan di tiap kelurahan harus mampu kita mem bangun kebutuhan pangan kita sendiri.

Untuk beberapa sektor nya berapa % saya kurang paham seperti berapa % di sektor pertanian,perdagangan dan perindustriannya,andaikan ini di sektor pertanian memiliki kontribusi pertumbuhan ekonomi yang cukup besar juga di Kota Dumai,ujar Suryanto.SP.

“Dalam hal ini saya berbicara atas nama Gapoktan Sumber Alam Makmur Jaya yang mana kami sejak tahun 2017 memiliki lahan seluas 4000 Ha yang merupakan kebijakan Mentri Kehutanan dan Lingkungkungan Hidup berdasarkan keputusan Mentri KLH no.83 tahun 2016 Tentang perhutani sosial dengan perubahan no.09 tahun 2021 Tentang perhutani sosial.

Lebih lanjutnya lagi selain itu kawasan 4000 Ha ini terletak di Kelurahan Batu Tetitip Kecamatan sungai sembilan Dumai yang di lihat dari dari sudut 3T yaitu : Tertinggal,Terdepan dan terluar yang mana yang terdepannya kita secara geografis berhadapan langsung dengan Malaysia atau Malaka, dengan anggaran sekitar 56 M,itu pun tidak ada jalan dan tidak  satu meterpun ada di bangun infrastruktur jalan padahal ini sudah berdiri sekian tahun lamanya,ya Alhamdulillah atas perjuangan Gapoktan SAMJ tersebut dan bersama dengan kawan kawan legislatif telah berdiri di kawasan itu yaitu sudah ada berdiri SD dan SMP.

Lanjut Suryanto.SP lagi, kawasan ini juga berada dalam kawasan PT.Diamon Raya Timber yang di peruntukan untuk tanaman Holtikultura dan kami telah berusaha membawa investasi khususnya bergerak di bidang tanaman pangan holtikultura datang ke lokasi tersebut,yang kami datangkan dari BUMN PT.Pupuk Indonesia (PT.PI) dan rekananya PT.Mega Altra yang di pimpin sebagai Dirut nya Bapak Dr.Firman pada tanggal 04/8/2022 yang lalu,begitu juga dari Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Dumai – Rohil,BKSN yang di dampingi oleh BKSN ibu Maya dan bagian ahli pemetaan bapak Masri,yang telah kami ambil elevasi dari pada lahan yang bisa di tanami di kawasan tersebut di atas ketinggian 5 di atas permukaan laut (DPL),sedangkan PT.PI sudah mengambil sampel tanah di beberapa titik yang ada di kawasan tersebut,

Dan saya selain wakil Ketua Gapoktan juga sebagai wakil Ketua Badan Pengusaha DPP.LLMB Riau Kepri di mana sehari hari di Dumai saya menjabat sebagai Panglima harian DPD.LLMB Kita Dumai,saya menghimbau kepada yang mengambil keputusan,agar segera melakukan arahan yang di sampaikan presiden terhadap ketahanan pangan dan ketahanan energi,karena ini merupakan antisipasi terhadap prediksi terjadinya kelangkaan energi dan kelangkaan pangan tahun 2023 atau tahun 2024 mendatang ,di mana hari ini negara negara yang di prediksi yang sudah terjadi di beberapa negara resesi ekonomi,dimana telah terjadi resesi ekonomi seperti terjadi di Srilangka dan negara lain.

Saya menghimbau sebagai panglima harian LLMB Kota Dumai kepada para pengusaha di Kota Dumai khususnya di kawasan industri,untuk memberikan peluang supaya tenaga kerja yang bisa di isi oleh tenaga kerja asal Kota Dumai dapat diterima.

“kami akan turun untuk menyikapi bersama dengan organisasi lainnya guna menyikapi peluang peluang tenaga kerja yang bisa di isi oleh tenaga kerja lokal Kota Dumai,dan saya akan lakukan ini,Senen besok saya sudah mulai mencoba kepada beberapa perusahaan yang ada dan hari Minggu besok saya juga ada melakukan pertemuan dengan PT atau pihak perusahaan.”

Dan saya berharap kepada pemerintah Kota Dumai,agar mengurangi bongkar pasang dan mengurangi fisik karena masih banyak infrastruktur seperti jalan jalan yang rusak dan tidak hanya di sekitaran dalam kota saja di bangun karena daerah pinggiran lain masih banyak yang perlu di bangun akses jalannya yang juga merupakan salah satu sarana penunjang kelancaran perekonomian,juga perlu di perhatikan seperti sektor pertanian,perikanan mesti juga harus mendapat perhatian khusus,kita cermati perputaran perekonomian Kota Dumai sangat lambat,pertumbuhan ekonomi Kota Dumai ini 5% belum ada interpensi pemerintah,tapi ketika pertumbuhan ekonomi di atas 5 % sudah ada peranan pemerintah,Ujar Suryanto.SP.

 

 

Reporter : Muhardi.F

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`