Example floating
Example floating
Banner Infozone
Berita

4.127 Titik Panas Sumatera Terdeteksi, Sumsel Terbanyak 3.328

17
×

4.127 Titik Panas Sumatera Terdeteksi, Sumsel Terbanyak 3.328

Sebarkan artikel ini
Iklan HUT TNI 81 - Dirgahayu TNI

Advertisement

Ilustrasi

PEKANBARU, KOMPAS1.NET – Jumlah titik panas (hotspot) Sumatera terdeteksi 4.127 titik berdasarkan BMKG hingga Jumat (9/10/2026) pagi. Sumatera Selatan terbanyak 3.328 titik.

Selain Sumsel, hotspot terpantau di Lampung 330 titik, Jambi 224 titik, Bangka Belitung 225 titik, Sumbar 5 titik, Bengkulu 5 titik, dan Sumut 2 titik.

“Di Riau, jumlah hotspot tercatat delapan titik. Tersebar di Kampar satu titik, Kuansing dua titik, Pelalawan dua titik, Inhu dua titik, serta Inhil satu titik,” kata Forecaster BMKG Pekanbaru, Indah DN.

Meski hotspot Riau terbatas, BMKG prakirakan kekaburan udara akibat asap Jumat (9/10/2026). Pagi cerah berawan berpotensi kabur asap. Radar pantau hujan ringan-sedang di Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Siak.

Siang udara masih kabur asap. Hujan ringan di Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Meranti, Dumai. Sore-malam hujan meluas ringan-sedang se-Riau termasuk Pekanbaru.

BMKG peringatan dini hujan sedang-lebat disertai petir angin kencang di Rohul, Kampar, Bengkalis, Siak, Inhu, Inhil sore hingga dini hari.

Suhu Riau 23–34°C, kelembapan 45–98%, angin tenggara-barat daya 10–40 km/jam. Gelombang perairan Riau 0,5–1,25 meter kategori rendah.

“Waspada dampak asap bagi kesehatan pernapasan. Gunakan masker luar ruangan dan batasi aktivitas jika asap pekat,” imbau Indah DN.

Sumber : Mc Riau

Example 120x600
Berita

Rokan Hulu Luhak Kepenuhan Rohul bergejolak pakar lingkungan Dr Elviriadi segera temui Bupati Anton SF Haryanto aksi ratusan massa pemilik lahan segera bergulir Kepenuhan Timur Kabupaten Rokan Hulu masyarakat lahannya terkurung aktivitas PT AMR hilang kesabaran riak muncul buah bibir warung kopi pasar pusat keramaian kali ini tak ada kata mundur apapun terjadi pemilik lahan siap ucap Abdul Gani Sabtu 3/10/26 pakar lingkungan baru pulang Kementerian Kehutanan angkat bicara hampir final di Kemenhut tinggal koordinasi Bupati Gubernur alumni UKM Malaysia akademisi ahli pengadilan minta masyarakat solid dibantu Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan AMPLK Lembaga Kerapatan Adat LKA Luhak Kepenuhan putus pungkas peneliti gambut ikhlas gundul pacul demi hutan Berkey unggahan Riau Tivi keluhan warga anak kemanakan Luhak Kepenuhan Kecamatan Kepenuhan tolak pengajuan pelepasan kawasan hutan PT AMR kehadiran timbulkan perpecahan anak nelayan Alfa Syaputra konflik rusaknya ekosistem alam sungai Bilah Bilah penghasil ikan terbesar pendangkalan penghasilan menurun.`