Example floating
Example floating
Peristiwa

Musibah Kebakaran Ponpes di Kampar Kiri: 786 Santri Kehilangan Tempat Tinggal

14
×

Musibah Kebakaran Ponpes di Kampar Kiri: 786 Santri Kehilangan Tempat Tinggal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kampar, Kompas 1 net – Ratusan santri Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, kini kehilangan tempat tinggal. Sebanyak 290 unit asrama berukuran 2×2 meter hangus terbakar dalam musibah Senin malam (10/8/2026).

Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Para santri selamat karena saat kejadian sedang mengikuti kegiatan di masjid.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Saat kebakaran terjadi, para santri sedang melaksanakan kegiatan di masjid,” ungkap Pimpinan Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Abuya Ahmad Junaidi, SH, Rabu (12/8/2026).

Hilangnya ratusan kamar membuat para santri harus beradaptasi. Untuk sementara, tenda darurat didirikan di lingkungan pesantren sebagai tempat penampungan bagi santri yang kehilangan ruang tinggal.

Pesantren ini membina total 786 santri, terdiri dari 443 santri laki-laki dan 343 santriwati. Asrama yang terbakar selama ini menjadi tempat tinggal 221 santri.

Pemerintah Kabupaten Kampar langsung bergerak cepat. Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan pihaknya menyalurkan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, lauk-pauk, beras, kasur, selimut, hingga pakaian layak pakai. Sebanyak 100 box hygiene kit juga turut disalurkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami menyampaikan rasa duka yang mendalam. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kebutuhan para santri terpenuhi,” ujar Ahmad Yuzar.

Selain Pemkab, Polsek Kampar Kiri juga hadir menyalurkan bantuan sosial berupa 17 karung beras, 20 papan telur, 10 kardus mi instan, dan lainnya. Jajaran kepolisian bersama santri juga melakukan gotong royong membersihkan puing-puing.

Abuya Ahmad Junaidi menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Keberadaan tenda darurat dan bantuan kebutuhan pokok sangat berarti bagi para santri,” ujarnya.

Pemkab Kampar melalui BPBD dan Dinas Sosial terus memberikan dukungan untuk kebutuhan sementara para santri terdampak.

Sumber: Media Center Provinsi Riau

Example 120x600