Example floating
Example floating
Parlemen

27 Titik Longsor Trans Jayapura-Wamena Erna Sari Dewi Tanya Audit Geoteknik

22
×

27 Titik Longsor Trans Jayapura-Wamena Erna Sari Dewi Tanya Audit Geoteknik

Sebarkan artikel ini

WAMENA, KOMPAS1.NET – Kondisi jalur Trans Jayapura-Wamena dilaporkan alami longsor di 27 titik pada Februari 2026. Peristiwa ini jadi salah satu perhatian Komisi V DPR RI kepada para pemangku kepentingan saat lakukan Kunjungan Kerja Reses ke Wamena Papua Pegunungan Senin (12/10/2026).

Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi pertanyakan tindak lanjut pemerintah terhadap titik-titik longsor tersebut termasuk audit geoteknik dan ketahanan lereng.

“Yang ingin saya tanyakan apakah sudah dilakukan audit geoteknik terhadap 27 titik longsor tersebut? Kedua dalam kontrak KPBU Kerjasama Pemerintah Badan Usaha siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi kondisi seperti ini? Kemudian apakah dalam kontrak tersebut terdapat klausul atau item yang mengatur terkait ketahanan lereng?” ujar Erna.

Menurut Politisi Fraksi Partai NasDem itu audit geoteknik penting dilakukan untuk pastikan kondisi lereng pada jalur tersebut terlebih Trans Jayapura-Wamena berada di wilayah dengan karakteristik geografis berupa kawasan pegunungan. Ia nilai aspek ketahanan infrastruktur perlu jadi perhatian agar kondisi geografis Papua Pegunungan tidak jadi hambatan dalam pemerataan pembangunan.

“Kita ingin mengetahui hal ini lebih detail karena Papua Pegunungan dikelilingi oleh pegunungan. Jangan sampai kondisi geografis tersebut bukan menjadi penghalang tetapi justru menjadi titik-titik ketidakadilan dalam pembangunan di sini. Kita tentu menginginkan pembangunan yang sama dan berkeadilan,” tegasnya.

Risiko bencana di wilayah Papua Pegunungan juga tidak hanya berkaitan dengan longsor. Curah hujan tinggi yang picu banjir dapat perbesar risiko longsor terutama ketika aliran air gerus lereng dan lemahkan struktur tanah. Karena itu penanganan banjir dan longsor perlu dilakukan secara terpadu.

Kondisi wilayah yang rawan banjir turut dorong pemerintah siapkan pembangunan pengendali banjir Sungai Uwe di Distrik Wouma. Dalam pertemuan tersebut Kementerian Pekerjaan Umum paparkan detail desain dokumen lingkungan serta studi LARAP pembangunan pengendali banjir di kawasan tersebut.

Adapun terkait penanganan jalur Trans Jayapura-Wamena pemerintah sebelumnya lakukan penanganan terhadap titik-titik longsor untuk pulihkan akses transportasi. Kondisi tersebut tunjukkan pentingnya pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur yang pertimbangkan karakteristik medan sistem drainase curah hujan serta risiko banjir yang dapat picu longsor di Papua Pegunungan.

Erna harap aspek keselamatan dan ketahanan infrastruktur jadi bagian penting dalam pembangunan konektivitas Trans Jayapura-Wamena. Dengan demikian pembangunan tidak hanya buka akses bagi masyarakat tetapi juga mampu berikan konektivitas yang aman dan berkelanjutan bagi Papua Pegunungan.

Sumber: DPR RI – Komisi V – 13 Oktober 2026 – Foto Estu mrs

Example 120x600
Parlemen

Jakarta Anggota Badan Legislasi Baleg DPR RI Muhammad Khozin nilai persoalan masyarakat adat tidak dapat dilepas isu agraria khususnya menyangkut wilayah adat tanah ulayat serta masyarakat adat berada kawasan kehutanan menurutnya aspek kultur kebudayaan masyarakat adat memiliki keterkaitan erat persoalan penguasaan pengelolaan tanah mayoritas persoalan dihadapi masyarakat adat memiliki korelasi persoalan agraria masalah kewilayahan ada dua yaitu masalah kultur kebudayaan memang tidak bisa dilepas berbicara urusan agraria sangat berkorelasi mayoritas isu masyarakat adat ini dengan agraria ujar Khozin saat Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU Baleg DPR RI Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara Gedung DPR RI Jakarta Rabu 7/10/2026 Foto Runi sai Khozin jelaskan persoalan berkaitan sejarah pertanahan Indonesia termasuk keberadaan hak kepemilikan sebelum berlaku Undang-Undang Pokok Agraria UUPA Tahun 1960 dalamnya termasuk hak tanah ulayat adat keberadaan masyarakat berada kawasan kehutanan persoalan telah berlangsung puluhan tahun akibat perbedaan pengaturan kewenangan antarinstansi kondisi akhirnya membuat masyarakat pihak paling terdampak konflik agraria kita sudah berpuluh tahun terbelenggu dengan ribut antarinstansi antarinternal negara yang menjadi korban dirugikan selalu masyarakat katanya Khozin nilai pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria salah satu langkah putus persoalan regulasi dirancang tangani konflik agraria struktural termasuk persoalan terjadi wilayah masyarakat adat DPR sebelumnya telah sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria instrumen selesaikan konflik pertanahan lindungi hak masyarakat adat setidaknya ini sudah satu langkah maju dengan pengaturan reforma agraria tutur legislator Fraksi PKB lebih lanjut Khozin soroti adanya mekanisme pengecualian bagi lokasi daerah mengalami konflik agraria struktural daerah adat telah ditetapkan lokasi prioritas reforma agraria nantinya dapat memperoleh mekanisme penyelesaian khusus sehingga tidak lagi terhambat berbagai ketentuan sektoral selama ini kendala ketika sudah ditetapkan menjadi lokasi prioritas reforma agraria maka tidak tunduk kepada undang-undang yang selama ini membelenggu dalam penyelesaian agraria jelasnya contoh sejumlah regulasi sektoral selama ini bersinggungan penyelesaian konflik agraria antara lain aturan bidang kehutanan BUMN perbendaharaan negara berbagai regulasi sektoral lainnya menurut Khozin pengaturan reforma agraria diharapkan dapat menjadi instrumen khusus menyelesaikan konflik secara lebih komprehensif ini kita istilahkan produk undang-undang lex specialis artinya ketika itu sudah termasuk titik-titik lokasi yang sudah disampaikan nanti akan diproteksi untuk diselesaikan oleh Badan Reforma Agraria ungkapnya Khozin juga nilai pembentukan penguatan kelembagaan menangani reforma agraria menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap penyelesaian konflik agraria berharap langkah segera ditindaklanjuti melalui penyelesaian konkret berbagai konflik selama ini dialami masyarakat termasuk masyarakat adat political will Presiden isu penyelesaian konflik agraria ini perlu kita apresiasi bersama tidak perlu menunggu jeda satu bulan dua bulan hanya dalam hitungan hari langsung dilakukan pungkas Khozin pdt aha Parlementaria Jakarta DPR RI.`

Parlemen

Heboh SPMB 2026 60.131 kursi PTN kosong 9,58% daya tampung mubazir 17.816 maba mundur tidak daftar ulang diduga UKT mahal Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani bongkar di Unhas Makassar 2 Okt 2026 jangan sampai anak bangsa gagal kuliah ekonomi evaluasi total UKT bantuan jalur mandiri matikan PTS kuliah gratis 2027 butuh Rp93,7 T 2,83 juta mahasiswa total 4,4 juta bisa jebol Rp200 T UKT IPI biaya hidup nasib PTNBH Unhas pendapatan PTS megap-megap solusi KIP Kuliah alih PTS BOPT Swasta