Example floating
Example floating
Nasional

Terima Wakil Ketua DPR dan Sejumlah Menteri di Widya Chandra, Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana dan Penugasan Awal Tahun

88
×

Terima Wakil Ketua DPR dan Sejumlah Menteri di Widya Chandra, Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana dan Penugasan Awal Tahun

Sebarkan artikel ini

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri dan pejabat negara pada Jumat, 2 Januari 2026, di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Jakarta, Kompas 1 net – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri dan pejabat negara pada Jumat, 2 Januari 2026. Pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut digelar di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (2/1) malam, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih.

“Sore hingga malam tadi, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan menerima Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jumat 2 Januari 2026,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Seskab Teddy, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo membahas sejumlah agenda strategis, termasuk laporan Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad selaku Ketua Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI. Laporan tersebut menyoroti perkembangan rekonstruksi dan rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatra.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas laporan Prof. Dasco sebagai Ketua satgas pemulihan pascabencana dari DPR RI, terkait rekonstruksi dan rehabilitasi tiga provinsi di Sumatra,” ungkap Seskab Teddy.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan penugasan khusus awal tahun kepada masing-masing peserta pertemuan. Penugasan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memastikan pelaksanaan agenda prioritas nasional berjalan efektif sejak awal tahun.

“Penugasan khusus awal tahun dari Bapak Presiden untuk masing-masing peserta pertemuan,” ucap Seskab Teddy.

Pertemuan ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga serta memastikan percepatan penanganan isu-isu strategis nasional, khususnya pemulihan pascabencana dan pelaksanaan program prioritas pemerintah di awal tahun 2026.

 

(BPMI Setpres)

 

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`