Tanjung Punak, Bengkalis, Kompas 1 net – Pemerintah Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Desa Tanjung Punak.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Desa Tanjung Punak dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta membangun komitmen bersama dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting di Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.
Rembuk stunting dihadiri oleh Kepala Desa Tanjung Punak, Asri Ismail, Sekretaris Desa Muhaimin, serta Kasi Kessosbud Kecamatan Rupat Utara, Arafik, S.Pd., M.IP. Turut hadir para Ketua RT dan RW serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki peran dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Ahli Gizi Nuraini Fitri, M.Gz, dan KPM Stunting Nurul Syafika. Kehadiran tenaga ahli dan kader stunting diharapkan dapat memberikan penguatan kepada masyarakat melalui edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita.
Rembuk stunting merupakan forum bersama untuk membahas kondisi, tantangan, dan langkah yang perlu dilakukan dalam upaya pencegahan serta penurunan stunting di tingkat desa. Forum ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, kader, tenaga kesehatan, RT/RW, keluarga, dan masyarakat.
Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dengan memperhatikan kesehatan ibu sejak masa kehamilan, pola asuh anak, sanitasi dan kebersihan lingkungan, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Tanjung Punak mendorong seluruh unsur masyarakat agar dapat mengambil peran sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar berbagai langkah pencegahan dapat dilaksanakan secara tepat dan berkesinambungan.
Kepala Desa Tanjung Punak, Asri Ismail, menyampaikan bahwa pencegahan dan penanganan stunting membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, pemerintah desa bersama masyarakat perlu terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak serta memastikan upaya pencegahan dilakukan sejak dini.
Dengan adanya rembuk stunting, diharapkan dapat terbangun kesepahaman dan komitmen bersama untuk mengambil langkah-langkah nyata dalam mendukung pencegahan dan penurunan stunting di Desa Tanjung Punak.
Sementara itu, keterlibatan Ahli Gizi Nuraini Fitri, M.Gz, dan KPM Stunting Nurul Syafika menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.
Pengetahuan mengenai kebutuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak diharapkan semakin dipahami oleh keluarga, khususnya orang tua yang memiliki balita.
Kegiatan Rembuk Stunting Desa Tanjung Punak diharapkan tidak berhenti pada forum pembahasan saja, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program dan kegiatan yang mendukung pencegahan serta penurunan stunting secara berkelanjutan.
Pemerintah Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan Desa Tanjung Punak dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang sehat, tumbuh dan berkembang secara optimal, serta memiliki masa depan yang berkualitas.
Bersama cegah stunting, wujudkan generasi sehat dan berkualitas.lndra.srg















