Example floating
Example floating
Ekonomi

Pupuk Bersubsidi Langka, Masyarakat Perlak Keluhkan Harga Beli Diatas HET

82
×

Pupuk Bersubsidi Langka, Masyarakat Perlak Keluhkan Harga Beli Diatas HET

Sebarkan artikel ini

Keterangan photo: Pupuk ( google)

Aceh Timur| Kompas 1 Net – Masyarakat Perlak Kota Kabupaten Aceh timur keluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya penjual melebihkan harga jual diatas Harga Eceran Tertinggi ( HET) yang telah di tetapkan Pemerintah.

Demikian dikeluhkan oleh seorang petani sawah di Kecamatan Perlak Kota, Kabupaten Aceh Timur yang tak bersedia ditulis namanya dalam pemberitaan ini kepada awak media Senin 20 Juni 2020.Yang mengaku kewalahan untuk mendapatkan pupuk subsidi saat musim tanam tiba. 

Kelangkaan baja ( pupuk) di Kecamatan Perlak Kota sering terjadi sehingga para petani harus bersusah payah untuk bisa mendapatkan baja. Terlebih lagi di sebabkan karena tingginya harga jual kepada masyarakat sehingga membuat masyarakat harus menjerit,” ungkap petani ini.

Terkait keluhan tersebut, awak media mencoba melakukan konfirmasi dengan sejumlah kios yang tersebar sejumlah Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. Dari konfirmasi yang dilakukan, hasilnya awak media mendapatkan penjelasan yang sangat mengejutkan kan. 

Hal itu di karenakan sejumlah kios yang di konfirmasi media, menjelaskan dan mebenarkan terkait ada nya penjualan pupuk subsidi melebihi harga Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah Kecamatan di Aceh Timur. kios-kios tersebut melakukan penjualan tersebut di sebabkan ada pengeluaran biaya melebihi harga HET yang di tetapkan oleh pemerintah. Di antara nya biaya bongkar baja. Biaya Poto kopi berkas laporan. Selain itu pihak kios pun saat melakukan penebusan baja itu saja sudah melebih HET.

Pihak kios jugak menambahkan. Kalau kios kios pengecer mejual baja sesuai dengan harga yang tetapkan Pemerintah sudah pasti kios rugi. Dan biaya bongkar dan biaya berkas laporan dari mana. Selain itu jumlah baja yang tersalur juga sangat terbatas dengan kuota yang di perlakukan untuk petani

Kios yang di konfirmasi awak tersebut diantaranya adalah Sumber Tani. Mitra Tani. Aneka Tani.. Amar Tani. Kecamatan Perlak Kota. Serta juga Riski Tani dan ABD Tani di Alue Nireh.

 

Ardi kompas 1 Net Melaporkan

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`