Example floating
Example floating
Nasional

Presiden SI Hamdan Zoelva Lantik Pengurus Pusat Serikat Sarjana Muslimin Indonesia (PP SESMI) Masa Bakti 2022-2025

18
×

Presiden SI Hamdan Zoelva Lantik Pengurus Pusat Serikat Sarjana Muslimin Indonesia (PP SESMI) Masa Bakti 2022-2025

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | Kompas 1 Net— Presiden Serikat Islam (SI) Hamdan Zoelva secara resmi melantik Pengurus Pusat Serikat Sarjana Muslimin Indonesia (PP SESMI) masa bakti 2022-2025.

Kegiatan itu sendiri dilaksanakan di Grand Cempaka Hotel, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 April 2022.

Dalam sambutannya, Hamdan berharap agar pengurus yang dilantik hari ini dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan SDM unggul dalam pembangunan bangsa untuk Indonesia maju dimasa yang akan datang.

“SESMI ini adalah organisasi yang sudah lama menjadi organisasi serumpun dari Serikat Islam, namun di Bulan yang penuh berkah ini kita harap kepengurusan kali ini dapat eksis menjalankan visi-misi organisasi,” ucap Hamdan.

Selain itu, ia berpesan agar pengurus nantinya dapat menegakkan ukhuwah serta menjadi motor penggerak islam yang rahmatan lil’Alamin.

“Saya sangat senang karena SESMI di kepengurusan saat ini berisi sarjana-sarjana kreatif, dan ini yang akan menjadi senteral pergerakan dari Serikat Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Sesmi, Sanusi mengucapkan syukur atas pelantikan kali ini. Ia pun berharap agar organisasi ini dapat berkembang, sehingga dapat memberikan manfaat bagi ummat, khususnya pada sektor ekonomi.”Pada pelantikan kali ini kita menguatkan dakwah ekonomi, sebab pada krisis ekonomi 98 kemarin ekonomi yang berasaskan konglomerasi dia tidak kuat, dia limbung dan patah. Tidak seperti ekonomi usaha kecil dan menengah,” ucapnya.

Diketahui kegiatan ini dihadiri oleh Presiden SI Hamdan Zoelva, Sekjend SI Ferry Juliantono, Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi Serumpun SI Chandra Halim dan Ketua DPP KNPI Ryano Panjaitan.

Pada kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

 

 

Supriyadi

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`