Example floating
Example floating
Banner Infozone
Presiden RI

Presiden: Dunia Pers Tidak Sedang Baik-Baik Saja

41
×

Presiden: Dunia Pers Tidak Sedang Baik-Baik Saja

Sebarkan artikel ini

Menurut Presiden, masalah yang utama saat ini adalah membuat pemberitaan yang bertanggung jawab.

Deli Serdang, Kompas 1 Net – Presiden Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2023 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Kabupaten Deli Serdang, Kamis, 9 Februari 2023. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dunia pers saat ini tidak sedang baik-baik saja saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2023 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Kabupaten Deli Serdang, Kamis, 9 Februari 2023. Menurut Presiden, saat ini isu kebebasan pers sudah bukan lagi menjadi sebuah masalah karena saat ini semua pihak bebas membuat berita melalui berbagai platform digital.

“Sekarang ini, masalah yang utama menurut saya adalah membuat pemberitaan yang bertanggung jawab karena masyarakat kebanjiran berita dari media sosial dan media digital lainnya, termasuk platform-platform asing. Umumnya tidak beredaksi, atau dikendalikan oleh AI (kecerdasan buatan),” ujar Presiden.

Menurut Presiden, algoritma raksasa digital cenderung mementingkan sisi komersial saja dan hanya akan mendorong konten-konten recehan yang sensasional. Situasi tersebut mengorbankan kualitas isi dan jurnalisme otentik pun makin hilang.

“Hal semacam ini tidak boleh mendominasi kehidupan masyarakat kita. Media konvensional yang beredaksi makin terdesak dalam peta pemberitaan,” imbuhnya.

Masalah utama kedua, Presiden melanjutkan, adalah keberlanjutan industri media konvensional yang menghadapi tantangan berat. Menurut Kepala Negara, saat ini sekitar 60 persen belanja iklan telah diambil oleh media digital, terutama platform-platform asing.

“Artinya apa? Sumber daya keuangan media konvensional akan makin berkurang terus, larinya pasti ke sana. Sebagian sudah mengembangkan diri ke media digital, tetapi dominasi platform asing dalam mengambil belanja iklan ini telah menyulitkan media dalam negeri kita,” jelasnya.

Kemudian masalah utama yang ketiga adalah kedaulatan dan keamanan data dalam negeri yang harus menjadi perhatian bersama. Presiden memandang data sebagai new oil yang harganya tak terhingga. Presiden pun mengingatkan agar semua pihak mewaspadai pemanfaatan algoritma bagi masyarakat.

“Para penguasa data bukan hanya bisa memahami kebiasaan dan perilaku masyarakat, dengan memanfaatkan algoritma, penguasa data dapat mengendalikan preferensi masyarakat, ini yang kita semua harus hati-hati. Hal ini harus menjadi kewaspadaan kita bersama. Hati-hati dan waspada mengenai ini,” tuturnya.

Untuk itu, Presiden mendorong penyelesaian dua Rancangan Peraturan Presiden (Perpres), yakni Rancangan Perpres tentang Kerja Sama Perusahaan Platform Digital dengan Perusahaan Pers untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas serta Rancangan Perpres tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas.

“Saran saya, bertemu kemudian dalam satu bulan ini harus selesai mengenai perpres ini. Jangan lebih dari satu bulan, sudah. Saya akan ikut nanti dalam beberapa pembahasan mengenai ini,” tandasnya.

 

Sumber: (BPMI Setpres)

 

 

Example 120x600
Presiden RI

Jakarta Presiden Prabowo Subianto pimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Kamis 1 Oktober 2026 11.08 WIB pukul 08.00 WIB khidmat mengenang jasa pahlawan revolusi teguhkan Pancasila dasar ideologi bangsa Perwira Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa Komandan Kolonel Mar Edo Sidharta Halilintar heningkan cipta Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin baca Pancasila Ketua MPR Ahmad Muzani baca UUD 1945 Ketua DPR Puan Maharani baca tandatangan ikrar Menag Nasaruddin Umar doa Wapres Gibran Rakabuming Kabinet Merah Putih tinjau sumur Lubang Buaya BPMI Setpres Rusman.`

Presiden RI

`Jakarta Presiden Prabowo Subianto rapat terbatas Istana Merdeka 29 Sept 2026 siapkan pendidikan rehabilitasi berbasis teknologi pengguna narkoba remaja anak muda Menteri Pendidikan Tinggi Sains Teknologi Brian Yuliarto Kabinet Merah Putih model kurikulum merubah perguruan tinggi praktik rehabilitasi teknologi dokter RSCM peneliti UI best practice negara lain tidak hanya sembuh tapi produktif fakultas kedokteran psikologi.`

Presiden RI

Presiden Prabowo Subianto pangkas antrean haji RI dari 49 tahun jadi 14 tahun faktual Senin 28 Sept 2026 Istana Kepresidenan Jakarta Wamen Haji Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak arahan Presiden cari formula pendek ubah formula jadi 26 tahun validasi 5,7 juta data jemaah temukan 400 ribu data invalid biaya haji tata kelola haji audit forensik.`