Example floating
Example floating
Ekonomi

PPWI Siap Salurkan Bantuan Sosial dari Yayasan Sarupa Bandung

45
×

PPWI Siap Salurkan Bantuan Sosial dari Yayasan Sarupa Bandung

Sebarkan artikel ini

Kompas 1 Net com II Jakarta – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) siap untuk membantu menyalurkan bantuan sosial dari Pengurus Yayasan Sarupa yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Kesiapan PPWI itu disampaikan Ketua Umum organisasi wartawan masyarakat ini, Wilson Lalengke, seusai mengadakan pertemuan dengan Pengurus Yayasan Sarupa, H. Yayan Sofyan dan H. Nana Supriatna, Rabu, 22 Desember 2021. Turut hadir dalam pertemuan itu anggota PPWI Cimahi, Tedy Yana Setiawan.

“PPWI senantiasa siap untuk bekerjasama melakukan kerja-kerja sosial dengan semua pihak, dan sejalan dengan itu kita menyambut gembira keinginan dari Pengurus Yayasan Sarupa, Pak Haji Yayan Sofyan dan Pak Haji Nana Supriatna, untuk bermitra dengan PPWI mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2021 itu kepada redaksi media ini, Rabu (22-12-2021).

Sementara itu, Ketua Yayasan Sarupa, Haji Yayan Sofyan, mengatakan bahwa pihaknya selama ini secara rutin memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat. “Terutama selama masa pandemi Covid-19, kita secara rutin setiap bulan berbagi bantuan sembako kepada warga masyarakat yang terdampak. Dalam masa-masa sulit seperti sekarang ini, berbagi kepada sesama yang membutuhkan sangat diperlukan dan seyogyanya dilakukan oleh siapa saja yang berpunya kepada mereka yang butuh tanpa melihat latar belakang suku, agama, dan lain-lain,” ujar Haji Yayan, demikian pengusaha muda itu akrab disapa.

Ditanya tentang kapan mulainya aktivitas bakti sosial membagi sembako tersebut, kedua pihak sepakat menjawab singkat ‘sesegera mungkin’. Lalengke kemudian mengungkapkan bahwa PPWI siap kapan saja untuk memulai kegiatan sosial tersebut. Juga, lokasi pembagian sembako dapat menyasar masyarakat di daerah mana saja yang membutuhkan bantuan di seluruh Indonesia. Sebagaimana diketahui bahwa anggota PPWI telah ada di hampir semua wilayah dan pelosok tanah air, bahkan memiliki perwakilan di belasan negara di luar negeri.

Kepada Pengurus Yayasan Sarupa, Wilson Lalengke menjelaskan bahwa selama ini para pengurus PPWI di daerah-daerah sudah melakukan kegiatan bakti sosial walaupun skala jumlah bantuan yang masih terbatas. “Selama ini, PPWI di beberapa daerah juga sudah melakukan kegiatan sosial, seperti program Jumat Berkah oleh DPC PPWI Lebak, Banten; Baksos oleh DPC PPWI Magetan, Jawa Timur; dan PPWI Peduli oleh kawan-kawan DPC PPWI Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Para pengurus itu bermitra dengan berbagai elemen masyarakat dan kalangan swasta serta instansi pemerintah yang peduli dengan kesulitan warga,” jelasnya kepada Haji Yayan dan Haji Nana dalam pertemuan bertempat di sebuah café di Mall Slipi Jaya, Jakarta Barat, tadi sore.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu, dibahas juga beberapa program yang akan dijalankan pada tahun 2022 mendatang, antara lain implementasi Program Sejuta Media Online, pelatihan jurnalisme warga bagi penerima sembako, dan pengembangan jurnalistik berbasis aplikasi jurnalisme warga. “Selain itu, kita juga membicarakan terkait kemungkinan pengembangan bisnis pertanian dan peternakan bagi warga pewarta maupun masyarakat umum di wilayah-wilayah yang memungkinkan,” tambah tokoh pers nasional yang memprediksi bahwa dalam 5-10 tahun mendatang profesi wartawan akan hilang sama sekali, digantikan oleh warga masyarakat sebagai pewarta warga. (APL/Red)

 

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`