Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Pemilihan Ketua Pokmas Sedinginan Diduga Tidak Profesional, Masyarakat Minta Di Audit Dana Kelurahan

305
×

Pemilihan Ketua Pokmas Sedinginan Diduga Tidak Profesional, Masyarakat Minta Di Audit Dana Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rohil | Kompas 1 Net- Masyarakat Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih menduga kuat kalau pemilihan ketua Kelompok Masyarakat (POKMAS) tahun 2022. yang diselenggarakan pada Jumat (8/7/22) sore, tidak profesional.

Dugaan tersebut muncul dari Ketua Pemuda Kelurahan Sedinginan bernama Abdul Rahman, menurutnya walaupun pemilihan ketua Pokmas berjalan dengan sukses dan lancar. Tapi diduga ada kepentingan pribadi oknum pihak Kelurahan Sedinginan sehingga pemilihan ketua Pokmas dilakukan secara tidak profesional.

Geser ke Bawah Untuk Lanjut Membaca
Example 300x600

Ditambahkannya, Pihak penyelenggara hanya mengundang pihak RT, RW dan Kepala Lingkungan saja. Sementara ketua pemuda, tokoh pemuda dan ketua Pokmas yang lama tidak di undangan oleh penyelengara pemilihan (kelurahan). Hal tersebut menjadi pertanyaan ditengah – tengah masyarakat Sedinginan. Kalau hanya RT, RW dan kepala lingkungan peserta pemilih, kuat dugaan peserta bisa di arahkan oleh oknum kelurahan tersebut untuk memilih salah satu calonnya.

“Alhamdulillah, pemilihan ketua pokmas untuk tahun ini untuk kelurahan Sedinginan berjalan dengan lancar dan baik. Selamat buat Yogi yang telah terpilih sebagai ketua Pokmas secara sistem voting (pemilihan langsung)”, ucap Abdul Rahman selaku ketua pemuda Sedinginan.

“Walaupun pemilihan ini diduga tidak profesional, kita tidak boleh menyalahkan RT, RW dan Kepala Lingkungan sebagai peserta pemilih. Mereka itu semua tidak tahu menahu, Mereka hanya sebagai undangan. Yang bisa kita salahkan penyelenggara (kelurahan) sebagai pelaksana. Saya saja sebagai ketua pemuda Sedinginan tidak diundang sama pihak penyelenggara. Ini menjadi pertanyaan bagi diri saya.Apa yang ditakuti oleh pihak penyelenggara (kelurahan) kepada saya. Aneh nya lagi, ketua lama pun tidak di undang. Seharusnya ketua yang lama itu di undang. Nah, situ lah ketua yang lama diminta pertanggung jawaban nya selama dia memimpin, apa-apa saja yang di bangun di Kelurahan Sedinginan dengan dana yang dikucurkan pemerintah. Kita kan tahu, dana kelurahan Sedinginan Ratusan juta Rupiah. Dan masyarakat wajib tahu kemana saja dana itu dipergunakan. Parahnya lagi, ketua yang lama saja tidak pernah melihat SK Pokmas nya. Ini sungguh luar biasa pemimpi Lurah Sedinginan.

Kita minta Polres Rohil dan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir supaya bisa mengaudit dana kelurahan kami Sedinginan ini,” harapnya.

Apakah mereka tidak tahu arti dari kelompok masyarakat (Pokmas). Pokmas itu adalah sebuah kelompok yang dibentuk untuk mengelola sebuah kegiatan yang ada di masyarakat. Sehingga ketua dan keanggotaan nya dipilih oleh masyarakat bukan hanya dipilih oleh RT, RW dan Kepala Lingkungan saja. Nah, kelompok ini nantinya harus bisa mengelola sebuah kegiatan dengan profesional. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya. Dengan terstrukturnya pengelolaan kegiatan, tentu hasil yang didapat akan lebih maksimal.

Meskipun personil Pokmas berasal dari masyarakat, namun pemerintah dalam hal ini pimpinan kelurahan tak bisa ikut campur untuk menentukan personil pokmas tersebut. Karena semuanya berdasarkan keputusan masyarakat itu sendiri,” ungkap Abdul Rahman.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media belum melakukan konfirmasi dengan pihak penyelenggara pemilihan pokmas Kelurahan Sedinginan.

Narasumber : Abdul Rahman

Tim redaksi

Example 300250
Example 120x600