Example floating
Example floating
Nasional

Pasca di Cabutnya IUP dan HGU Oleh Presiden, AMPJ RIAU Desak Izin HTI PT RAPP Juga di Cabut

38
×

Pasca di Cabutnya IUP dan HGU Oleh Presiden, AMPJ RIAU Desak Izin HTI PT RAPP Juga di Cabut

Sebarkan artikel ini

Kompas 1 Net II Jakarta–Pasca di cabutnya IUP dan HGU oleh Presiden RI Ir H Jokowidodo, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dari kesatuan Aliansi Mahasiswa Pelalawan Jakarta Riau ( AMPJR ) Riau melakukan aksi damai di Bundaran Air Mancur Hotel Indonesia ( Bundaran HI Jakarta ) Desak agar Izin HTI PT RAPP Juga di Cabut. Minggu pagi 9 Januari 2022.

Hal ini di katakan ketua Kesatuan Aliansi Mahasiswa Pelalawan Jakarta Riau ( AMPJ-R ) Adi Putra kepada media Pro-rakyat news ” kami dari kesatuan Aliansi Mahasiswa Pelalawan Jakarta – Riau hari ini melakukan aksi damai di bundaran Hotel Indonesia ( HI Jakarta ) dengan tuntutan meminta kepada Presiden RI bapak Jokowi untuk segera mencabut Izin HTI PT RAPP di Pelalawan provinsi Riau sebab keberadaan perusahaan kertas raksasa tersebut sudah menimbulkan efek buruk terhadap lingkungan di provinsi Riau khusus nya tata kelola hutan yang gundul”

Adi putra juga menambahkan “Bayangkan saja di provinsi Riau di kabupaten Pelalawan Riau tepatnya di desa Air Hitam dan Desa Lubuk kembang bunga setiap Tahun terjadi bencana Banjir akibat ekspansi PT RAPP”.ucap Adi.

Selain itu ,di spanduk yang di bentangkan Oleh mahasiswa di tuliskan juga Tutup Operasional Bandara Ilegal PT RAPP serta limbah PT Rapp berbahaya mematikan ikan di sungai Kampar Pelalawan.

Dari keterangan Adi putra aksi ini tidak berlangsung lama hanya berkisar 30 menit “Aksi kami tidak lama ini baru pemanasan besok Aksi demo akan kami lanjutkan ke kementrian Lingkungan Hidup RI (LHK RI ) serta menyampaikan laporan ke Bu Mentri Siti Nurbaya dugaan Alih Fungsi Izin HTI menjadi Kebun kelapa sawit oleh PT RAPP ” tutup Adi Putra.

Sumber media Pro rakyat/

Kompas 1 Net com by : juki

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`