Kalam bermula dengan bismillah, salam dibuka dengan sholawat. Semoga nitizen sehat wal’afiat, beroleh berkah sepanjang hayat. Aamiin!
Pendahuluan :
Dunia saat ini, sedang mengalami dinamika politik global yang sangat kompleks, dengan persaingan kekuasaan antar negara besar semakin ketat, terutama di kawasan Indo-Fasifik. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan posisi geografis yang strategis, Indonesia memiliki kepentingan geo strategis yang krusial, yang perlu dipertahankan dan diperjuangkan di tengah arus perubahan tersebut.
Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana strategi politik global terkini berdampak pada kepentingan geo strategis Indonesia, serta bagaimana negara meresponnya dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.
Latar Belakang :
Dinamika Politik Global
Konteks politik global saat ini, ditandai berkembangnya sistem multipolar, namun persaingan antara negara negara besar seperti AS, Tiongkok, Rusia dan Uni Eropa tetap menjadi fokus utama.
Rivalitas antara AS dan Tiongkok di kawasan Indo-Fasifik mencakup berbagai dimensi, termasuk teknologi, investasi, infrastruktur dan keamanan. Selain itu, munculnya blok-blok kerjasama seperti AUKUS dan QUAD juga menambah kompleksitas situasi geo politik regional.
Disisi lain, terdapat berbagai peristiwa penting seperti ketegangan di Timur Tengah, protes di Iran dan ambisi AS terhadap Greenland dan Venezuela yang menunjukkan ketidakstabilan yang meluas di berbagai belahan bumi.
Posisi Geo Strategis Indonesia
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.804 buah pulau memiliki tata letak yang sangat strategis di persimpangan jalur perdagangan Internasional. Negara ini juga kaya akan sumber daya alam dan memiliki populasi besar yang menjadikannya pasar potensial serta penyedia tenaga kerja yang signifikan.
Sebagai anggota G20 dan pemimpin regional dalam ASEAN, Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk kebijakan regional dan global. Selain dari pada itu, inisiatif Global Maritime Fulcrum (GMF) menjadi bukti komitmen Indonesia untuk memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas maritim regional dan global.
Uraian dan Penjelasan Materi :
1. Dampak Politik Global Terhadap Kepentingan Geo Strategis Indonesia
* Keamanan Maritim : Persaingan antara negara besar di kawasan Indo-Fasifik memiliki dampak langsung pada keamanan maritim Indonesia. Perluasan pengaruh militer dan aktivitas kapal perang di wilayah perairan sekitar Indonesia menjadi perhatian utama, karena dapat mengganggu kebebasan navigasi dan integritas wilayah negara.
* Perekonomian : Rivalitas ekonomi antara AS dan Tiongkok dapat berdampak pada perekonomian Indonesia. Perubahan kebijakan perdagangan, rantai pasok global, dan persaingan dalam investasi infrastruktur menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Namun, disisi lain, hal ini juga memberi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kerjasama ekonomi dengan berbagai negara dan memperkuat posisinya sebagai pemain ekonomi regional.
* Kedaulatan Negara : Issu kedaulatan menjadi semakin penting di tengah dinamika politik global yang kompleks. Indonesia harus tetap tegas dalam mempertahankan kedaulatan dan hak-haknya sebagai negara merdeka, seperti yang terlihat dalam dukungannya terhadap kedaulatan Somalia dan penolakan terhadap intervensi asing dalam urusan dalam negeri negara lain.
2. Strategi Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Politik Global
* Prinsip Bebas Aktif : Prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, yang telah lama menjadi pedoman Insonesia, tetap menjadi landasan dalam merespons dinamika politik global. Hal ini, memungkinkan Indonesia untuk menjalin hubungan baik dengan berbagai negara tanpa terikat pada blok-blok tertentu. Presiden Prabowo Subuanti juga menunjukkan komitmen untuk tetap memegang teguh prinsip ini, dengan melakukan kunjungan kerja ke berbagai negara besar, seperti Tiongkok dan AS, serta berpartisipasi aktif dalam forum multilateral seperti APEC dan G20.
* Kerjasama Regional dan Multilateral : Indonesia terus memperkuat kerjasama regional melalui ASEAN untuk meningkatkan stabilitas dan kemakmuran kawasan. Selain itu, negara ini juga aktif dalam berbagai forum multilateral untuk memperjuangkan kepentingan nasional dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Kerjasama dengan negara-negara lain dalam bidang ekonomi, keamanan dan budaya menjadi kunci untuk menghadapi tantangan global yang kian kompleks.
* Penguatan Ekonomi Dalam Negeri : Untuk mengurangi ketergantungan pada kondisi ekonomi global, Indonesia terus berupaya memperkuat ekonomi dalam negeri melalui berbagai kebijakan, seperti : hilirisasi sumber daya alam, pengembangan industri dalam negeri, dan peningkatan daya saing produk lokal, ketahanan pangan dan lain sebagainya. Hal ini, diterapkan untuk dapat meningkatkan ketahanan ekonomi negara dan membuatnya lebih tangguh dalam menghadapi fluktuasi ekonomi global.
Kesimpulan :
Dinamika politik global yang kian kompleks dan persaingan antar negara besar memiliki dampak yang signifikan pada kepentingan geo strategis Indonesia. Namun, dengan posisi geografis Indonesia yang strategis sumber daya alam yang melimpah, dan prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, Indonesia memiliki potensi menjadi pemain yang lebih aktif dan berpengaruh di kancah global.
Untuk itu, negara ini perlu terus memperkuat kerjasama regional dan multilateral, menguatkan ekonomi dalam negeri, dan tetap tegas mempertahankan kedaulatan serta hak-haknya sebagai negara yang merdeka.
M. Sangap Siregar, S.Pd., MA. Adalah :
Dosen Univ. Hang Tuah Pekanbaru Riau.
Alumni Magister Psikologi Konseling University Kebangsaan Malaysia, 2004.
Wakil Sekretaris Majelis Dewan Pakar DPW. PPP Prov. Riau MB. 2016 – 2021.











