Example floating
Example floating
Opini

Kisah Nyata : Kusantap Semua Makanan Larangan Dokter Dibulan Ramadhan 

65
×

Kisah Nyata : Kusantap Semua Makanan Larangan Dokter Dibulan Ramadhan 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Syahdan, Pada 2 Nopember 2025 lalu, di opnamelah saya di RS Cahaya Ujung Tanjung, selanjutnya pada 6 Nopembernya dirujuk pula saya ke RS Awal Bros Dumai.

Berdasarkan diagnosis, kata Dokter saya didapati menderita TB, asam urat dengan kadar 9,0 mg/Dl, dan darah tinggi dengan 170 mmHg. Tidak hanya itu asam lambung atau maag juga sudah lama menjadi teman setia saya.

Example 300x600

Setelah diopname 4 hari tepatnya pada 10 Nopember, saya dibolehkan pulang dengan syarat datang untuk check dan pengambilan obat kembali. Saya juga direkomendasikan untuk tidak boleh mengkonsumsi banyak jenis makanan.

Diantaranya pasti tidak asing lagi adalah Rokok, dan yang paling tunai balasannya jika saya makan adalah kacang kacangan. Dari dulu juga saya akan demam dan filek serta mengalami suhu tubuh yang buruk bila mengkonsumsi Es…

Dibulan Ramadhan Mubarak 

Hanya bisa bertahan hari pertama dan atau hari kedua, Saya mulai tidak tahan melihat makanan kesukaan saya yang terbuat dari kacang kacangan, mulai dari Pecal, Gado gado, Bubur kacang, hingga kepingin minum Es karena kehausan setelah menjalankan puasa.

Jujur agak sedikit sedikit, saya mulai mencicipi Pecal yang terdiri dari bumbu ( Kacang Tanah ) Tauge ( kacang ) dan kacang panjang serta pucuk kangkung dan sebagainya. Begitu juga dengan cendol, Es dawet, Syrup dingin. Sambil membatin kalau sebentar lagi saya akan merasakan reaksinya, saya berpikir pasrah sajalah.

Tapi tidak seperti biasanya, apa yang terjadi diluar dugaan, bayangan yang menakutkan itu tidak terjadi, saya hanya merasakan sedikit dampaknya lalu hilang, kondisi ini membuat saya semakin berani, besoknya beberapa takjil yang terbuat dari kacang kacangan itu saya beli, es tebu dan sebagainya juga saya beli.

Saya santap saat berbuka puasa dan saya merasakan reaksinya hampir tidak ada, jika biasanya tidak dalam menjalankan ibadah puasa, cukup dengan sedikit saja saya tidak akan bisa tidur karena menderita. Artinya pantangan makanan saya gugur.

Puasa Ramadhan adalah Momentum Menyehatkan Penyakit 

Ungkapan diatas merupakan penyampaian ulama dalam bertausyiah, dan saya mengalami serta merasakannya. Berpuasa dibulan Ramadhan atau seperti yang dikatakan ulama bahwa Rasulullah Muhammad Saw berpuasa Senin dan Kamis, dan Nabi Daud AS pula berpuasa dalam berkelang 1 hari.

Merupakan Ibadah yang diganjar pahala dalam penilaian langsung dari Allah SWT, dan hikmah pentingnya adalah termasuk untuk menyehatkan tubuh. Setelah melaksanakan ibadah puasa tubuh akan terasa lebih segar dan bugar lagi. Bak pohon pohon yang mencukur di musim kemarau, setelah musim penghujan tumbuh bersemi dengan dedaunan lebih rimbun lagi.

Wallahu ‘alam

 

ZURFAMI

 

Example 300250
Example 120x600