SEOUL, KOMPAS1.NET – Setter timnas voli putri Korea Kim Dain (Hyundai Hillstate) ingin ikuti jejak Lee Dahyeon (NEC Red Rockets) tantang liga luar negeri jika ada kesempatan, ungkap di media day V-League 2026-2027.
Kim Dain hadir di Rivera Hotel Cheongdam Gangnam Seoul 7 Oktober bersama pelatih Kang Seong-hyung dan kuota Asia Mega Wati. “Baru pulang dari timnas, belum lama latihan bareng tapi banyak peningkatan, jadi期待,” kata Kim Dain.
Hyundai Hillstate kehilangan simbol tim Yang Hyo-jin yang pensiun. Tim datangkan veteran middle blocker Bae Yu-na lewat trade dengan setter prospek Lee Soo-yeon.
“Banyak belajar dari Hyo-jin unnie. Yu-na unnie jenius voli, kalau saya angkat bola favoritnya akan ada sinergi bagus,” ujar Kim Dain.

Musim depan Hyundai akan tingkatkan porsi serangan sayap. Tim sudah rekrut kuota Asia Mega yang terbukti di V-League dan asing Jordan Wilson, plus kembalinya Jung Ji-yoon dari cedera.
“Sebelumnya banyak pakai middle, tahun ini akan manfaatkan twin tower dan serangan cepat middle untuk sinergi lebih baik. Kalau Ji-yoon kembali rute poin lebih variatif,” kata Kim Dain. “Mega baru latihan belum 100 persen tapi penggunaan tubuh dan titik serang sangat bagus, sebagai setter mudah menyesuaikan.”
Timnas Korea gagal medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 September lalu, kalah dari Jepang di semifinal dan kalah dari Thailand di perebutan perunggu, gagal medali dua edisi beruntun.
“Saat turnamen merasa banyak kekurangan. Pengelolaan pertandingan harus lebih baik, manfaatkan berbagai course, manfaatkan blocking lawan,” kata Kim Dain.
Tentang Lee Dahyeon ke Jepang, Kim Dain ungkap rasa hormat. “Thailand atau Jepang banyak pemain pengalaman luar negeri, pengalaman luar negeri diperlukan. Dahyeon sudah mulai, saya juga jika kemampuan dan kesempatan ada ingin tantang panggung luar negeri,” tegasnya.
Sumber : Naver sports














