Example floating
Example floating
Nasional

Ketua MPR RI Ajak HIPMI Manfaatkan Bonus Demografi dan Dukung Pembangunan Nasional

51
×

Ketua MPR RI Ajak HIPMI Manfaatkan Bonus Demografi dan Dukung Pembangunan Nasional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Kompas 1 Net- Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengingatkan Indonesia memiliki momentum emas dengan hadirnya bonus demografi. Diperkirakan jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2045 akan mencapai 324 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen nya, atau sebanyak 227 juta jiwa adalah kelompok usia produktif. Bonus demografi akan menjadi sia-sia, jika gagal didayagunakan secara optimal. Bahkan, berlimpahnya usia produktif yang tidak terserap oleh pasar kerja, justru akan menjadi ‘beban’ bagi pembangunan.

“Road Map Indonesia Emas 2045 yang telah diluncurkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, bukanlah sekadar angan-angan. Tentang sumberdaya manusia Indonesia yang cerdas berkelas dunia, menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, beretika, dan terbebas dari perilaku korupsi. Tentang Indonesia sebagai pusat pendidikan, episentrum teknologi, dan jantung peradaban dunia. Tentang kemandirian negara yang berdaya saing, serta menjadi barometer pertumbuhan ekonomi global. Butuh kerja keras dan kerjasama dari berbagai pihak untuk mewujudkannya. Salah satunya dukungan dari HIPMI,” ujar Bamsoet saat memberikan pembekalan dalam Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), di Lemhannas RI, Jakarta, Rabu (21/6/23).

Hadir antara lain Deputi Kebangsaan Lemhanas, Laksamana Muda TNI Edi Sucipto dan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Akbar Himawan Buchari.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, dalam dimensi ekonomi, para pengusaha muda adalah elemen penggerak pembangunan sebagai generator dan sekaligus dinamisator. Dalam dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, pengusaha muda adalah pembentuk masa depan perekonomian nasional. Akan seperti apa wajah ‘negara kesejahteraan’ yang diamanatkan oleh Konstitusi ditentukan oleh seberapa dalam rasa nasionalisme serta seberapa luas wawasan kebangsaan mengakar kuat dalam jatidiri para pelaku ekonomi. Khususnya, para pengusaha muda.

“Berkaitan dengan pentingnya pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi pengusaha muda, saya sepakat dengan konsep Indonesia sentris yang digagas Presiden Jokowi. Tidak hanya dalam makna pentingnya pemerataan pembangunan yang menjangkau seluruh wilayah dan menyentuh semua sektor. Namun juga dalam makna menjadikan kepentingan nasional sebagai prioritas dan muara pembangunan. Keberpihakan pada kepentingan bangsa dan negara, harus ditempatkan di atas kebutuhan dan tekanan pasar global,” jelas Bamsoet.

Mantan Ketua BPP HIPMI 2001-2004 dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia 2021-2026 ini menerangkan, saat ini pertumbuhan investasi dalam negeri cukup tinggi. Namun, harus pula disadari bahwa tingginya investasi tidak selalu dan tidak serta merta berbanding lurus dengan tingginya serapan angka tenaga kerja.

Sebagai gambaran, realisasi investasi sepanjang tahun 2022 mencapai lebih dari Rp 1.207 triliun, dengan serapan tenaga kerja mencapai lebih dari 1,3 juta orang. Artinya, setiap satu triliun rupiah investasi, hanya mampu menyerap sekitar 1.300 tenaga kerja. Jika dibandingkan pada tahun 2013, nilai investasi per satu triliun rupiah dapat menyerap sekitar 4.600 tenaga kerja.

“Di sisi lain, setiap tahun jumlah angkatan kerja baru diperkirakan mencapai 3,3 juta hingga 3,5 juta. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut berpotensi memicu peningkatan angka pengangguran pada usia produktif. Merujuk pada data BPS, per Februari 2023, kelompok usia 15 tahun hingga 24 tahun mendominasi tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 16,46 persen,” terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, senafas dengan visi organisasi HIPMI, setiap kader HIPMI diharapkan dapat membantu menciptakan lapangan pekerjaan baru, baik di tingkat lokal maupun nasional. HIPMI diharapkan menjadi ujung tombak dalam paradigma pembangunan sumberdaya manusia yang berkualitas, berdaya saing, serta memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan pasar global yang semakin kompetitif, seiring laju perkembangan zaman.

“Kita perlu belajar dari pengalaman negara-negara yang telah sukses memanfaatkan periode bonus demografi, seperti Korea Selatan, Tiongkok, dan Jepang. Kunci keberhasilan negara-negara tersebut dalam memanfaatkan bonus demografi adalah dengan mempersiapkan sebaik-baiknya sumber daya manusia (SDM) sebagai subyek pembangunan. Keberlimpahan tenaga kerja yang siap diserap oleh pasar tenaga kerja harus menjadi modal sumber daya yang menopang pertumbuhan ekonomi dan tidak justru menjadi beban pembangunan,” pungkas Bamsoet. (*)

Example 120x600
Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`

Nasional

Jakarta Presiden Prabowo Subianto resmi angkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres RI Istana Negara Jumat 2 Oktober 2026 18:23 WIB usai dilantik anggota siap berikan pertimbangan masukan berkualitas Ketua Wantimpres Pratikno terima kasih kepercayaan komposisi keberagaman latar belakang pengalaman tokoh nasional berbagai bidang agama profesi satu beneficiary Bapak Presiden Wakil Ketua Hatta Rajasa tugas sukseskan Presiden masukan berkualitas dilarang ungkap nasihat UU anggota Rocky Gerung pesan khusus kedudukan etis bukan teknis oversight committee Budi Tanuwibowo terharu dikabari Seskab Teddy Indra Wijaya Jumat pagi Konghucu Bhinneka Tunggal Ika BPMI Setpres Muchlis Jr.`

Nasional

Siaran Pers http://Kemendikdasmen.go.id 26 Sep 2026 834/sipers/A6/IX/2026 – Mendikdasmen Abdul Mu’ti usai Ratas dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka 23 Sep 2026: Pemerintah perkuat kesejahteraan guru. Dirjen GTK Nunuk Suryani pastikan PPPK Paruh Waktu dialihkan jadi PPPK penuh waktu bertahap tanpa tes mulai 2027, Dana BOS boleh untuk honor guru non-ASN sekolah negeri, seleksi ASN guru non-ASN dibuka 2027, pelatihan kompetensi dibiayai penuh APBN.