Kompas 1 Net II Jakarta-Melansir Tribun, Sabtu (15/1/2022) Direktur Institut for Security and Strategic Study (ISES), Khairul Fahmi menilai bahwa Maruli yang merupakan menantu Luhut Binsar ini memiliki pengalaman dalam mengisi jabatan bintang dua lainnya.
Kendati demikian, menurut Fahmi, Maruli tak akan masuk dalam daftar pilihan utama kandidat Pangkostrad.
Lantaran, masih ada sederet senior perwira bintang dua yang sama-sama layak mengemban jabatan itu.
Fahmi menyatakan bahwa Maruli yang merupakan alumni Akmil 1992 tidak akan berada di prioritas pertama karena ada sejumlah senior di generasi Akmil 90an yang juga layak, memiliki prestasi, dan kaya pengalaman.
Fahmi menilai pengisian jabatan Pangkostrad tak lepas dari dinamika politik penunjukan Pangkostrad harus melalui keputusan Presiden.
Profil Maruli Simanjuntak
Mayjen Maruli Simanjuntak lahir pada 27 Februari 1970.
Ia merupakan suami dari Paulina Pandjaitan, putri Luhut Binsar.
Maruli merupakan lulusan Akademi Militer 1992 yang berpengalaman di Infanteri Kopassus dan Detasemen Tempur Cakra. Di tahun 2014, ia pernah menjadi Komandan Grup A Paspampres.
Dua tahun setelahnya, ia mendapat promosi jabatan dan mengemban tugas sebagai Komandan Korem 074/Warastratama, Solo.
Lalu, pada April 2017, Maruli kembali bergabung dengan Paspampres menjadi Wakil Komandan.
Satu tahun menjabat Wakil Komandan Paspampres, ia lalu menjadi Kasdam IV/Diponegoro pada Oktober 2018.
Maruli menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) sejak November 2018.
Kala itu, ia menggantikan Mayjen (Mar) Suhartono yang dirotasi menjadi Komandan Korps Marinir.
Pada November 2020, ia menjabat menjadi Panglima Kodam (Pangdam) Udayana menggantikan Mayjen Kurnia Dewantara yang memasuki masa pensiun.
Riwayat Jabatan Maruli
Berikut ini riwayat jabatan Maruli:
– Komandan Detasemen Tempur Cakra (2002);
– Perwira Bantuan Madya Operasi Kopassus (2005-2008);
– Komandan Batalyon (Danyon) 21 Grup 2/Sandi Yudha (2008-2009);– Komandan Sekolah Komando Pusdikpassus (2009-2010);
– Wakil Komandan Grup 1/Para Komando (2010-2013);
– Komandan Grup 2/Sandi Yudha (2013-2014);
– Asisten Operasi Danjen Kopassus (2014);
– Komandan Grup A Paspampres (2014-2016);
– Komandan Korem 074/Warastratama (2016-2017);
– Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Wadanpaspampres) (2017-2018);
– Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro (2018);
– Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) (2018-2020);
Pengumuman Kandidat Pangkostrad
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan bahwa pembahasan calon Pangkostrad masih didiskusikan pihak internal.
Sampai saat ini kursi Pangkostrad masih kosong setelah masa jabatan Jenderal Dudung Abdurachman selesai sejak dua bulan lalu.
Ia memastikan tak ada tarik menarik kepentingan yang mengakibatkan jabatan Pangkostrad masih kosong.
Lebih lanjut, Andika mengungkapkan saat ini nama-nama kandidat Pangkostrad sudah diproses oleh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).
Andika mengatakan Kandidat untuk yang Pangkostrad di AD, kemudian Pangkohanudnas di AU, bintang tiga juga, dengan Panglima Koarmada RI di AL merupakan bintang dua.
Ia menambahkan secara umum persiapan telah selesai dan tinggal menunggu saat Wanjakti untuk menentukan siapa yang akan menjabat
“Jadi nanti kita lihat saja di dalam proses Wanjakti,” ungkapnya, seperti dilansir, Sabtu (15/1).
Supriyadi