Example floating
Example floating
Banner Infozone
Berita

Breaking news, Karyawan Pemanen PT ADEI Plantation & Industri Tewas Tersengat Listrik JTM

193
×

Breaking news, Karyawan Pemanen PT ADEI Plantation & Industri Tewas Tersengat Listrik JTM

Sebarkan artikel ini

Caption: Ilustrasi internet

Pelalawan – Salah seorang karyawan pemanen PT ADEI Plantation & Industri Devisi Kebun Nilo Timur,RS (26) tewas di tempat akibat kesetrum aliran listrik jaringan tegangan menengah (JTM)
20 kV (Kilovolt) atau 10 kV. pada pukul kisaran jam 09.00wib hari Selasa (06/05/2025).

Salah seorang karyawan pemanen, teman sahabat korban yang tak mau di publikasikan namanya (Sinonim) kepada awak media ini membenarkan bahwa sahabatnya tewas di tempat akibat kesetrum listrik milik PT PLN (Persero). Korban (RS) asal dari Palembang baru satu (1) tahun bekerja sebagai karyawan pemanen.

“Saya (Sinonim) hanya mendengar suara ledakan yang keras, setelah saya lihat, alat pemanen galah (Fiber) Egrek mengenal jaringan PT PLN. Sontak saya terkejut, setelah saya melihat di tempat kejadian, ternyata sahabat saya kesetrum arus listrik dengan kondisi Kedu tangan hangus.Selanjitnya ,teman yang lain memberi tahu ke mandor bahwa ada kejadian tersebut. Tolong ya pak wartawan jangan di kasih tau dan di publikasikan nama saya di media.

Di sisi lain, salah seorang warga desa Sungai Buluh kecamatan Bunut kabupaten Pelalawan,Riau. Yanto (35) tahun. Kejadian ini sudah yang kedua (2) kalinya. Sebelumnya, pada tahun 2024 sudah ada juga karyawan yang meningal akibat kesetrum listrik PLN.Untik yang kedua kalinya pada hari Selasa (06/05/2025)

“Meninggalnya dua (2) Karyawan ini akibat kecerobohan pihak perusahaan PT ADEI Plantation & Industri. Seharusnya pihak perusahaan wajib mensterilkan jaringan milik PLN dengan cara menumbang pohon sawit yang berdekatan dengan jaringan tegangan menengah (JTM). Namun boleh kita lihat, sedikitpun pihak perusahaan tidak peduli dan mengabarkan keselamatan kerja karyawan pemanen sawit,” tegasnya.

Humas PT ADEI Plantation &, Industri Devisi Delapan (8) kebun Nilo Timur, M.T.R, saat di hubungi melalui selulernya 0813-xxxc-1806 membenarkan bahwa salah seorang karyawan pemanen meningal akibat kesetrum listrik saat jam kerja.

 

Foto; Korban RS

“Kasus kecelakaan kerja sudah selesai secara kekeluargaan pak, pihak keluarga sudah mengikhlaskan. Kami juga sudah lapor ke Disnaker terkait kecelakaan kerja ini. Pihak disnaker dan Polsek bunut sudah turun melakukan olah TKP.Sekarang saya lagi mendampingi pihak keluarga menuju kampung halaman membawa almarhum pulang ke kampung halamannya (Palembang) untuk di makamkan,” ucapnya melalui jawaban WhatsApp.

 

Foto: Posisi alat kerja galah (Egrek) di tempat kejadian

Manager PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Kerinci, Ginting mengatakan, belum ada menerima laporan dari petugas jaga yang ada di kecamatan Bunut. Bahwa adanya warga tersengat listrik, segera saya hubungi anggota petugas ganguan PLN secepatnya,” ucap Manager (Dian)

Bersambung….

Example 120x600
Berita

Rokan Hulu Luhak Kepenuhan Rohul bergejolak pakar lingkungan Dr Elviriadi segera temui Bupati Anton SF Haryanto aksi ratusan massa pemilik lahan segera bergulir Kepenuhan Timur Kabupaten Rokan Hulu masyarakat lahannya terkurung aktivitas PT AMR hilang kesabaran riak muncul buah bibir warung kopi pasar pusat keramaian kali ini tak ada kata mundur apapun terjadi pemilik lahan siap ucap Abdul Gani Sabtu 3/10/26 pakar lingkungan baru pulang Kementerian Kehutanan angkat bicara hampir final di Kemenhut tinggal koordinasi Bupati Gubernur alumni UKM Malaysia akademisi ahli pengadilan minta masyarakat solid dibantu Aliansi Masyarakat Peduli Luhak Kepenuhan AMPLK Lembaga Kerapatan Adat LKA Luhak Kepenuhan putus pungkas peneliti gambut ikhlas gundul pacul demi hutan Berkey unggahan Riau Tivi keluhan warga anak kemanakan Luhak Kepenuhan Kecamatan Kepenuhan tolak pengajuan pelepasan kawasan hutan PT AMR kehadiran timbulkan perpecahan anak nelayan Alfa Syaputra konflik rusaknya ekosistem alam sungai Bilah Bilah penghasil ikan terbesar pendangkalan penghasilan menurun.`