Example floating
Example floating
Ekonomi

Bekerja Sama Dengan Pemerintah Kecamatan Sungai Sembilan, PT.SDS Apical CSR- kan Minyak Goreng Murah

37
×

Bekerja Sama Dengan Pemerintah Kecamatan Sungai Sembilan, PT.SDS Apical CSR- kan Minyak Goreng Murah

Sebarkan artikel ini

Dumai I Kompas 1 Net-Kali ini kegiatan pasar murah minyak goreng di adakan di depan halaman Kantor Kecamatan sungai sembilan,Kelurahan Lubuk gaung dan sekitarnya yang di adakan oleh PT.Sari Dumai Sejati Apical Lubuk gaung yakni berupa minyak goreng murah pada Kamis 20/02/2022 di mulai pukul 09.30 wib sampai selesai.

Humas PT.SDS Apical  Kamero mengatakan,

“Kegiatan minyak goreng murah ini merupakan salah satu program CSR PT.SDS Apical,dan merupakan bentuk wujud kepedulian nya kepada masyarakat sekitar bertujuan membantu meringankan daya beli masyarakat dengan harga subsidi Rp. 14 ribu per/liter atau Rp.28 ribu/2 liternya.

Dengan harga yang relatif murah dan terjangkau dari harga di pasaran masyarakat dapat terbantu khususnya warga kecamatan sungai sembilan dan sekitarnya.

Selama di masa Pandemi ini melihat  kekhawatiran lonjakan harga khususnya minyak goreng di pasaran kita menyikapi berperan aktif dan berpartisipasi untuk berkontribusi melalui program CSR dengan mengadakan pasar murah berupa minyak goreng murah dengan harga yang terjangkau sehingga warga masyarakat bisa terbantu.

Dan tidak sampai di sini saja tentunya kita juga mengadakan pasar murah minyak goreng ini akan kita lakukan di berbagai kecamatan dan kelurahan lainnya sesuai kebutuhan dan permintaan.”terang Kamero pungkas.

Reporter.   : Muhardi.f

Editor.        :

Publisher.  :

 

Example 120x600
Ekonomi

Jakarta 07/10/2026 Kemenkeu perekonomian Indonesia awali Triwulan IV-2026 catatan menggembirakan tengah dinamika global penuh ketidakpastian perekonomian nasional terbukti tetap resilien tercermin tiga indikator penting dirilis awal Oktober 2026 inflasi terkendali neraca perdagangan terus surplus kembalinya aktivitas manufaktur zona ekspansi Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sampaikan inflasi September 2026 tercatat 3,28 persen yoy masih dalam sasaran nasional 2,5 plus minus 1 persen inflasi inti melandai 2,84 persen yoy sedangkan inflasi Administered Prices AP turun 3,25 persen yoy antara lain dipengaruhi normalisasi mobilitas pascalibur sekolah dampak penyesuaian harga BBM nonsubsidi relatif terbatas komponen Volatile Food masih perhatian inflasi 5,03 persen yoy dipengaruhi dinamika permintaan penurunan produksi sejumlah komoditas hortikultura akibat cuaca ekstrem El Nino bencana alam Pemerintah terus perkuat koordinasi pusat daerah jaga pasokan kelancaran distribusi keterjangkauan harga khususnya menjelang akhir tahun jaga daya beli ketahanan pangan Pemerintah perkuat penyaluran PKH Tahap III Bantuan Pangan Beras 10 kg per bulan Oktober Desember 2026 percepatan SPHP beras medium Perum Bulog dilengkapi Gerakan Pangan Murah GPM optimalisasi Cadangan Beras Pemerintah CBP kerja sama antardaerah penguatan produksi melalui pengelolaan air jaringan irigasi pengaturan pola tanam pemanfaatan lahan produktif pemetaan wilayah rawan Early Warning System sisi eksternal neraca perdagangan Indonesia surplus kumulatif USD7,25 miliar Januari Agustus 2026 kinerja ekspor Januari Agustus 2026 ditopang besi baja USD19,18 miliar tumbuh 4,88 persen CPO turunannya USD17,75 miliar tumbuh 6,57 persen batu bara USD16,58 miliar tumbuh 4,31 persen ekspor industri pengolahan juga tumbuh 6,62 persen mencerminkan kontribusi hilirisasi kinerja ekspor sisi impor bahan baku penolong barang modal dominasi masing-masing USD133,38 miliar USD36,74 miliar total 91,3 persen impor peningkatan impor mesin peralatan mekanis 15,26 persen mesin perlengkapan elektrik 22,94 persen menunjukkan meningkat kebutuhan input produksi barang modal sejalan aktivitas produksi investasi domestik penguatan aktivitas manufaktur tercermin PMI Manufaktur September 2026 meningkat 52,4 dari 49,8 Agustus kembali berada zona ekspansi perbaikan didukung peningkatan pesanan baru produksi pertumbuhan pesanan ekspor masuknya proyek baru membaiknya daya beli September 2026 pesanan baru tumbuh laju tercepat sejak Februari 2026 sementara pesanan ekspor pertumbuhan tercepat sejak Mei 2022 samping itu penyerapan tenaga kerja pembelian persediaan input kembali meningkat sisi biaya inflasi harga input output melambat level terendah enam bulan sementara keyakinan pengusaha terhadap prospek produksi 12 bulan depan tetap tinggi ke depan kebijakan Pemerintah tetap diarahkan jaga daya beli dorong investasi produksi tingkatkan daya saing industri nasional dengan fondasi stabilitas terjaga aktivitas ekonomi kembali menguat kita ingin pastikan momentum ini berlanjut memberikan manfaat semakin luas bagi masyarakat pungkas Juru Bicara Haryo ekon dm al Kemenkeu.`