Example floating
Example floating
Nasional

PKWACI Rayakan HUT Ke-3 dengan Berbagi, Santunan Anak Yatim di Bagansiapiapi

17
×

PKWACI Rayakan HUT Ke-3 dengan Berbagi, Santunan Anak Yatim di Bagansiapiapi

Sebarkan artikel ini

BAGANSIAPIAPI, Kompas1.Net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-3, Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Kebersamaan Wartawan Cinta Indonesia (DPP PKWACI) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya. Senin sore (19/10/2026), PKWACI menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim di wilayah Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari aksi sosial serupa yang sebelumnya sukses digelar di Ujung Tanjung, pada Sabtu (17/10/2026).

Ketua DPP PKWACI Zulfan Effendi melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Junaidi yang didampingi pengurus Suryadi Ningrat mengatakan, aksi sosial ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan tiga tahun berdirinya organisasi.

“Melalui momentum peringatan HUT Ke-3 PKWACI ini, kami ingin memastikan bahwa keberadaan organisasi insan pers tidak hanya fokus pada pemberitaan semata, tetapi juga memberikan dampak nyata serta manfaat sosial bagi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan uluran tangan,” ujar Sekjen Junaidi usai penyerahan santunan.

Menurutnya, tanggung jawab moral insan pers adalah hadir dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.

Langkah nyata DPP PKWACI ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Perwakilan masyarakat, Raini, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian organisasi wartawan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada DPP PKWACI atas kepedulian serta kebaikan organisasinya terhadap anak-anak di wilayah Bagansiapiapi ini. Semoga di usianya yang ke-3, PKWACI semakin maju, sukses, dan terus menjadi wadah yang membawa berkah serta kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” ungkap Raini.

Kegiatan peringatan HUT ke-3 DPP PKWACI tersebut ditutup dengan do’a bersama untuk keberkahan organisasi serta foto bersama anak-anak penerima santunan.

(Release DPP PKWACI)


Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Jakarta Siaran Pers 2 Oktober 2026 Kementerian Komunikasi dan Digital Komdigi koordinasi Polri usut kasus dugaan jual beli data ilegal ramai Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pastikan Komdigi koordinasi BSSN tugas fungsi keamanan siber penjelasan BSSN kebocoran data ramai data lama diramaikan kembali tetap tindak lanjut pengusutan penindakan koordinasi Kepolisian situs ditemukan jual beli data pribadi ditindaklanjuti kewenangan pemblokiran akses situs langgar ketentuan penyebaran perdagangan data pribadi berbagai platform saluran digital penelusuran identifikasi sumber penyebaran sarana pihak terlibat kewenangan lembaga masyarakat tidak turut sebar data pribadi orang lain data beredar ruang digital tetap data pribadi tidak otomatis informasi bebas sebarluaskan hukuman berat penyebaran tanpa dasar sah UU Nomor 27 Tahun 2022 Pelindungan Data Pribadi ancaman keamanan data tantangan lintas negara berkembang data terekspos muncul kembali saluran metode penanganan kerja bersama pemerintah aparat penegak hukum penyelenggara platform digital masyarakat ancaman tidak mengenal jabatan status sosial sasaran bocor penyalahgunaan perlindungan penanganan tanggung jawab bersama pemerintah pengelola sistem platform digital pihak akses data.`

Nasional

Jakarta perang melawan judol jauh dari usai Komdigi tangani 4,1 juta konten perjudian ruang digital ungkap Menkomdigi Meutya Hafid Peluncuran Sayembara GEBUK JUDOL Ronde 3 talkshow Cerdas Berteknologi Garuda Spark Innovation Hub Jakarta Pusat Kamis 1/10/2026 bukan capaian progress report seharusnya angka di atas itu 3,6 juta situs alamat IP langsung putus akses bandar judol main kucing-kucingan satu situs diblokir muncul lagi situs baru akun baru menyusup kolom komentar platform digital ketika intervensi putus akses muncul lagi lakukan lagi muncul lagi harus berjibaku bersama turunkan angka ternyata kejahatan transnasional bukan pelanggaran digital biasa sebagian besar IP Dirjen Pengawasan Ruang Digital luar negeri sasaran warga Indonesia Alexander Sabar IP bukan dalam negeri luar negeri akses manusia WNI pemblokiran tidak cukup penegakan hukum efek jera bandar tidak cuma Komdigi penegak hukum efek jerat kalau tidak dijerat situs dibuat lagi industri digital jangan kecolongan distribusi judol ajak ojol UMKM mahasiswa komunitas mata tambahan lapor Aduan Konten satu orang satu situs angka besar dampak siapa saja usia status sosial diri kita keluarga anak orang tua Terhubung Tumbuh Terjaga.`