JAKARTA, KOMPAS1.NET – Polri melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan 300 personel untuk bantu penanganan banjir dan evakuasi warga terdampak akibat curah hujan tinggi di Kota Padang Sumatera Barat. Hingga Minggu (11/10/2026) personel masih bersiaga dan lanjutkan proses evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengerahan personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam bantu masyarakat terdampak bencana terutama untuk selamatkan warga dan jangkau kawasan yang tergenang banjir.
“Polri mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk bantu evakuasi warga terdampak banjir. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat khususnya warga yang membutuhkan pertolongan untuk keluar dari kawasan terdampak menuju tempat yang lebih aman,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta Minggu (11/10/2026).
Sebanyak 300 personel Satbrimob Polda Sumbar dipimpin Dansatbrimob Polda Sumbar Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik. Personel dibagi menjadi tiga tim yang ditempatkan di Perumahan Lumin Park Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah, Dadok Tunggul Hitam, serta Guo Kuranji Kota Padang.
Berdasarkan laporan penanganan di lapangan petugas telah evakuasi sekitar 300 warga dari Perumahan Lumin Park. Sementara itu di kawasan Guo Kuranji personel juga lakukan evakuasi terhadap 30 warga dari wilayah terdampak. Petugas terus lakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk pastikan masyarakat yang masih butuh bantuan dapat segera peroleh pertolongan.
Untuk dukung proses penyelamatan Satbrimob Polda Sumbar kerahkan berbagai peralatan SAR di antaranya perahu karet mesin tempel pelampung helm SAR tali karmantel karabiner katrol serta body harness. Peralatan tersebut digunakan untuk tunjang keselamatan personel dan bantu proses evakuasi di kawasan yang terdampak genangan.
Selain peralatan penyelamatan Polri juga operasikan kendaraan pendukung berupa truk angkut personel bus kendaraan khusus SAR serta kendaraan operasional lainnya. Dukungan tersebut digunakan untuk mobilisasi personel bawa perlengkapan dan tunjang pelaksanaan tugas di sejumlah titik banjir.
Di Perumahan Lumin Park yang menjadi salah satu lokasi penanganan utama personel dirikan posko SAR di kawasan Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah. Sementara itu tim yang bertugas di Dadok Tunggul Hitam dan Guo Kuranji disiagakan untuk bantu penanganan sesuai kondisi di lapangan.
Trunoyudo menegaskan Polri akan terus optimalkan upaya pertolongan dan berkoordinasi dengan unsur terkait dalam hadapi dampak banjir. Selain evakuasi pemantauan kondisi wilayah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak juga jadi perhatian dalam penanganan bencana.
“Personel di lapangan terus laksanakan tugas kemanusiaan dengan mengutamakan keselamatan warga. Kami juga imbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan ikuti arahan petugas dan segera cari tempat yang lebih aman apabila kondisi di sekitar tempat tinggal membahayakan,” tutupnya.
Sumber : Tribratanews Polri














